Ribut Soal Pembayaran Solar Rp72 Juta Rizki Mengaku Dikeroyok Dan Disekap

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Niat hati hendak menyelesaikan persoalan pembayaran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar senilai Rp 72 juta secara baik-baik justru berujung petaka bagi Rizki (27), warga Komplek Griya Indah Kecamatan Sako Palembang.

 

Pria yang berprofesi sebagai karyawan swasta ini mengaku menjadi korban pengeroyokan dan penyekapan yang dilakukan oleh sejumlah orang setelah terjadi perselisihan terkait pembayaran 5.000 liter solar yang telah diambilnya.

 

Tak terima atas perlakuan yang dialaminya, korban pun mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Selasa, (16/6/2026) malam untuk melaporkan kejadian tersebut.

 

Kepada petugas korban menuturkan peristiwa tersebut berawal saat dirinya mengambil 5.000 liter solar dengan nilai sekitar Rp 72 juta. Namun saat hendak melakukan pembayaran, rekening bank miliknya mengalami kendala sehingga transaksi tidak dapat dilakukan malam itu juga.

 

“Saya sudah menjelaskan kalau ATM dan rekening sedang bermasalah. Dana sebenarnya ada dan akan ditransfer melalui rekening adik saya, tetapi saat itu handphonenya tidak aktif sehingga tidak bisa dihubungi,” katanya kepada petugas.

 

Menurutnya, pihak penjual solar kemudian mendatangi rumahnya untuk membicarakan persoalan tersebut. Awalnya, pertemuan berlangsung dengan tujuan mencari solusi terbaik. Namun situasi berubah menjadi tegang setelah terjadi perdebatan.

 

“Kami hanya minta waktu sampai pagi untuk menyelesaikan pembayaran. Niat kami baik dan ingin menyelesaikannya secara kekeluargaan. Tapi mereka tetap memaksa pembayaran harus dilakukan malam itu juga,” katanya.

 

Korban juga mengaku tak menyangka perdebatan tersebut berujung aksi kekerasan. Ia mengaku dipukul secara bersama-sama hingga mengalami sejumlah luka di tubuhnya.

 

Tak hanya itu, korban juga mengaku sempat disekap oleh para terlapor.”Tangan dan kaki saya diikat pakai tali, mata saya ditutup, lalu saya dipaksa masuk ke dalam mobil. Setelah itu saya dibawa ke sebuah pool kendaraan,” bebernya. .

Sesampainya di lokasi tersebut, Rizki mengaku kembali mendapat perlakuan kasar. “Di sana saya kembali dipukul oleh beberapa orang. Saya tidak bisa berbuat apa-apa karena kondisi saya sudah diikat,” bebernya kembali.

 

Peristiwa yang terjadi pada Selasa, (16/6/2026) sekitar pukul 02.00 di kawasan Jalan SMB II Kecamatan Alang-Alang Lebar itu menyebabkan korban mengalami luka robek di kepala, kedua mata lebam, bibir pecah, luka pada hidung, serta memar di bagian leher.

 

Meski dalam kondisi tertekan, korban mengaku tetap berusaha mencari jalan keluar agar pembayaran dapat diselesaikan.

“Saya dan keluarga sudah mencoba menghubungi beberapa kerabat untuk membantu. Tapi karena sudah tengah malam, tidak ada yang bisa dihubungi. Saya hanya meminta waktu sampai pagi, tetapi mereka tidak menerima dan akhirnya saya dipukul,” katanya.

 

Oleh karena itulah saya melapor ke pihak kepolisian agar para pelaku dapat dirangkap dan diproses hukum yang berlaku.

 

Sementara KA SPKT Polretabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Tamia Ramadhany membenarkan adsnya laporan korban dan sudah diterima. “Laporan akan segera kami teruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” Tutupnya.

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

IKAPTK Muba-Banyuasin Rebut Juara 3, Taklukkan Palembang 2-1 di Turnamen Sepak Bola IKAPTK se-Sumatera Selatan
Kuasa Hukum Ajun Bantah Hakim dan JPU Memihak, Ungkap Fakta Persidangan
Diduga Tak Terima Ditegur, Pegawai Pecel Lele Baku Hantam hingga Rekannya Tewas
IKAPTK Muba-Banyuasin Gagal ke Final, Siap Bangkit Rebut Juara Ketiga
Gelar Rakor di Sumsel, Kemendagri Minta Pemda Genjot Creative Financing dan Kinerja BUMD
Pendampingan Kader Posyandu Palembang Dalam Lomba SE Sumsel 
Bawa Senpira Saat Konvoi Bermotor, Pelajar SMK Gajah Mada Palembang Diamankan Polisi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kebahagiaan Kemerdekaan bagi 19 Anak Panti Asuhan Yunida Rizki
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:51 WIB

IKAPTK Muba-Banyuasin Rebut Juara 3, Taklukkan Palembang 2-1 di Turnamen Sepak Bola IKAPTK se-Sumatera Selatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Kuasa Hukum Ajun Bantah Hakim dan JPU Memihak, Ungkap Fakta Persidangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Diduga Tak Terima Ditegur, Pegawai Pecel Lele Baku Hantam hingga Rekannya Tewas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:28 WIB

IKAPTK Muba-Banyuasin Gagal ke Final, Siap Bangkit Rebut Juara Ketiga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Gelar Rakor di Sumsel, Kemendagri Minta Pemda Genjot Creative Financing dan Kinerja BUMD

Berita Terbaru

pendidikan

Pancasila dalam Langkah Hidupku

Minggu, 23 Agu 2026 - 14:49 WIB