Penemuan Batu Besar Berwajah Mirip Manusia, Diduga Megalit

- Redaksi

Kamis, 23 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penemuan batu besar berwajah mirip manusia berukuran sekitar 3 meter yang menggemparkan warga Desa Ulak Mengkudu, Kecamatan Tebing Tinggi.
Foto: alf/SP

Penemuan batu besar berwajah mirip manusia berukuran sekitar 3 meter yang menggemparkan warga Desa Ulak Mengkudu, Kecamatan Tebing Tinggi. Foto: alf/SP

SUARAPUBLIK.ID, EMPATLAWANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Empat Lawang, sudah melapor ke Balai Arkeolog Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan. Atas penemuan batu besar ukuran sekitar 3 meter yang menggemparkan warga Desa Ulak Mengkudu, Kecamatan Tebing Tinggi. Batu tersebut jika diperhatikan dari samping mirip wajah manusia sehingga banyak warga menduga-duga bahwa batu itu merupakan batu megalit.

Namun untuk menentukan batu itu megalit atau bukan, harus menunggu kepastian dari Balai Arkeolog.

Kepala Dikbud Kabupaten Empat Lawang, Rita Purwaningsih melalui Vera Nita selaku Kabid Kebudayaan mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan foto-foto batu tersebut kepada Balai Arkeolog guna diteliti terlebih dahulu.

“Ya, sudah kami laporkan ke Balai Arkeologi Jambi dan Provinsi Sumsel. Foto-fotonya sudah kami kirim semua ke mereka. Mereka teliti dulu dari foto. Nanti dikabari sama mereka. Takutnya itu bukan batu megalit. Sama seperti kejadian kita di Jalan Poros kemarin. Cuma masih diteliti mereka dulu,” kata Vera Nita kepada wartawan, Kamis (23/12/2021).

Terpisah, AK Sigit dari Balai Arkeologi Sumatera Selatan sekaligus tim Cagar Budaya Sumatera Selatan mengatakan, tidak bisa menjustifikasi apakah itu megalitik atau bukan. Memang harus turun ke lapangan, namun untuk tahun 2022 belum bisa dipastikan karena sedang masa peralihan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). “Penelitian tahun 2022 otomatis berubah semua,” ucap Sigit.

Diberitakan sebelumnya, penemuan batu mirip wajah manusia di Desa Ulak Mengkudu, Kecamatan Tebing Tinggi, membuat gempar jagat maya. Banyak warga Empat Lawang yang berbondong untuk melihat batu tersebut. Batu itu ditemukan oleh tim yang sedang melakukan normalisasi sungai Musi. Banyak opini bermunculan berkenaan dengan batu besar yang menyerupai wajah manusia.

Camat Tebing Tinggi, Sopian berpendapat batu tersebut merupakan proses dari bentukan alam.

“Namun kita tetap harus menunggu kabar dari Balai Arkeolog untuk menentukan itu megalit atau batu biasa yang terbentuk dari proses alam,” tutur Sopian kepada awak media.

Ada juga, warga yang mengaitkan batu tersebut dengan legenda pendekar Si Pahit Lidah. Berdasarkan keterangan dari Kades Ulak Mengkudu, Anshori menceritakan bahwa tepat di seberang Sungai Musi yang berhadapan langsung dengan lokasi batu tersebut, terdapat makam Puyang Syeikh Ali Majidin anak dari Serunting Sakti atau sering kita sebut dengan pendekar Si Pahit Lidah.

“Di seberang sungai Musi ini ada makam Puyang keturunan dari pendekar si Pahit Lidah,” ucap Anshori.

Selanjutnya, Edwin salah seorang warga di Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang berpendapat bahwa kemungkinan besar batu tersebut dibuat secara lengkap oleh nenek-nenek moyang dahulu. Mulai dari kepala hingga ke kaki untuk digunakan dalam ritual pemujaan terhadap segala bentuk kekuatan di luar kemampuan manusia. Sebelum masuknya ajaran Islam ke Negeri Ini sekitar Abad ke-7 Masehi (Tahun 600-an).

“Pendapat saya ini, saya komper (bandingkan) saat kunjungan saya beberapa tahun yang silam, ke Dusun Tinggi Hari, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat.

Di Dusun Tinggi Hari, patung-patung berbentuk lengkap, dari kepala hingga kaki, baik dalam posisi duduk, maupun berdiri. Walloohu a’alam bish_showaab,” ujar Edwin. (Alf)

Berita Terkait

Polres Empat Lawang Raih Juara III Inovasi Pelayanan Publik Reskrim Tingkat Polda Sumsel
Satreskrim Polres Empat Lawang Tangkap Pria 70 Tahun dalam Kasus Dugaan Pencabulan dan Perkosaan
Tiga Instansi di Empat Lawang Kompak Imbau Warga Cegah Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
Enam Siswa Empat Lawang Raih Beasiswa Penuh ke SMA Kebangsaan Lampung
Jangan Takut Melapor, DP3A Empat Lawang Tangani 26 Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Selama 2026
Tim Bulutangkis Polres Empat Lawang Raih Juara II di Kapolda Cup 2026
Banjir dan Sampah Lumpuhkan Pusat Kota Tebing Tinggi, DPRD Desak PUPR-DLH Bertindak
Polsek Pendopo Tangkap Terduga Penipu Kopi Rp388 Juta di Bengkulu

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:05 WIB

Polres Empat Lawang Raih Juara III Inovasi Pelayanan Publik Reskrim Tingkat Polda Sumsel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:48 WIB

Satreskrim Polres Empat Lawang Tangkap Pria 70 Tahun dalam Kasus Dugaan Pencabulan dan Perkosaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:34 WIB

Tiga Instansi di Empat Lawang Kompak Imbau Warga Cegah Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Enam Siswa Empat Lawang Raih Beasiswa Penuh ke SMA Kebangsaan Lampung

Senin, 13 Juli 2026 - 14:29 WIB

Jangan Takut Melapor, DP3A Empat Lawang Tangani 26 Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Selama 2026

Berita Terbaru