Jangan Takut Melapor, DP3A Empat Lawang Tangani 26 Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Selama 2026

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

EMPAT LAWANG, SUARAPUBLIK.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Empat Lawang mengimbau masyarakat, khususnya perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan, agar tidak ragu melapor. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, instansi tersebut telah menangani 26 kasus dengan berbagai bentuk kekerasan.

 

Kepala DP3A Kabupaten Empat Lawang, Ice Apra Listiana, mengatakan puluhan kasus yang ditangani bersifat beragam, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perundungan (bullying), hingga pelecehan.

 

“Angka 26 itu merupakan total seluruh kasus yang masuk ke kami, bukan hanya KDRT, tetapi juga bullying dan berbagai bentuk kekerasan lainnya,” ujar Ice.

 

Ia menjelaskan, dalam penanganan kasus, DP3A memberikan pendampingan psikologis kepada korban. Sementara untuk perkara yang telah masuk ke ranah pidana, penanganannya diserahkan kepada Polres Empat Lawang sesuai ketentuan yang berlaku.

 

“Jika sudah menyangkut proses hukum, kami limpahkan ke Polres. Namun kami tetap memberikan pendampingan kepada korban, termasuk ketika ada permintaan rekomendasi dari kepolisian untuk mendampingi selama proses hukum berlangsung,” jelasnya.

 

Menurut Ice, pendampingan yang diberikan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga melibatkan psikolog klinis yang memberikan layanan pemulihan psikologis bagi korban.

 

“Pendampingan yang kami lakukan bukan sekadar mendampingi biasa. Ada psikolog klinis yang memberikan penanganan kepada korban. Namun untuk proses hukum tetap menjadi kewenangan kepolisian sesuai Undang-Undang Perlindungan Perempuan dan Anak,” katanya.

 

Ice juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap kasus kekerasan sebagai aib keluarga sehingga memilih untuk menutupinya. Menurutnya, sikap tersebut justru dapat memperburuk kondisi korban.

 

“Sering kali pelaku merupakan orang terdekat. Karena dianggap aib keluarga, korban atau keluarganya takut melapor. Padahal jika dibiarkan, dampaknya bisa semakin fatal,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, masyarakat yang merasa enggan datang langsung ke kantor DP3A dapat menyampaikan laporan melalui layanan telepon.

 

“Silakan menghubungi kami melalui telepon. Selama kasus tersebut berkaitan dengan perempuan dan anak, kami siap menerima laporan dan menindaklanjutinya,” pungkasnya.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Berita Terkait

Kurang dari 24 Jam, Polres Empat Lawang Ringkus Empat Perampok SPBU, Rp25 Juta Berhasil Diamankan
Digerebek Usai Laporan Warga, Polisi Bongkar Sarang Narkoba di Empat Lawang, 7 Orang dan Senpi Rakitan Diamankan
Sekda Empat Lawang Ultimatum Kades, Pelaku Setrum Ikan di Sungai Musi Terancam Ditindak Tegas
Reses Tahap III, Hidayat Muhammad Serap Aspirasi Warga untuk Diperjuangkan dalam Program Pembangunan
Kapolres Empat Lawang Pimpin Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolsek, Tekankan Profesionalisme
Satreskrim Polres Empat Lawang Ringkus Dua Pencuri Hasil Panen Kopi
Taruna Akmil Magelang Sambangi Empat Lawang, Tanamkan Semangat Bela Negara di Sekolah Rakyat
Bobol Konter HP di Tebing Tinggi, Pria Ini Dibekuk Polisi Bersama Barang Bukti
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Empat Lawang Ringkus Empat Perampok SPBU, Rp25 Juta Berhasil Diamankan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Digerebek Usai Laporan Warga, Polisi Bongkar Sarang Narkoba di Empat Lawang, 7 Orang dan Senpi Rakitan Diamankan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Sekda Empat Lawang Ultimatum Kades, Pelaku Setrum Ikan di Sungai Musi Terancam Ditindak Tegas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Reses Tahap III, Hidayat Muhammad Serap Aspirasi Warga untuk Diperjuangkan dalam Program Pembangunan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Kapolres Empat Lawang Pimpin Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolsek, Tekankan Profesionalisme

Berita Terbaru

Sumsel

Ternyata Pancasila Bukan Hanya Untuk Dihafalkan

Minggu, 9 Agu 2026 - 21:23 WIB

Sumsel

Menjalani Kehidupan dengan Semangat Pancasila

Minggu, 9 Agu 2026 - 21:07 WIB

Sumsel

Pancasila Menjadi Pedoman dalam Kehidupan Saya

Minggu, 9 Agu 2026 - 20:49 WIB