Pemprov Sumsel Ajak Pihak Ke-3 Gelar OP Guna Tekan Inflasi

- Redaksi

Kamis, 11 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni saat Memberikan Langsung beras SPHP kepada Pembeli saat Operasi Pasar Murah di Pasar KM 5 Palembang.

PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni saat Memberikan Langsung beras SPHP kepada Pembeli saat Operasi Pasar Murah di Pasar KM 5 Palembang.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) gencar melakukan Operasi Pasar dan Pasar Murah untuk menekan laju Inflasi. Apalagi pada Triwulan Pertama 2024 Pemprov menargetkan bisa menekan inflasi dari angka sebelumnya.

Kepala Biro Perekonomian Sumsel Hengky Putrawan mengatakan, selain gencar melakukan sendiri Oprasi Pasar dan Pasar Murah. Pihaknya juga berencana mengandeng piha ke-3 seperti BUMN dan BUMD yang ada untuk turut menggelar kegiatan serupa.

Kata Hengky, kerja sama dengan BUMD sebelumnya telah dilakukan, dan pasar murah rutin digelar 3 kali dalam satu Minggu. Lalu, untuk memasifkan pasar murah pihaknya juga akan melakukan kerja sama dengan BUMN yang ada di Sumsel agar laju Inflasi dapat ditekan.

“Rencananya kita akan melakukan kerja sama dengan Pertamina, PT. Pusri dan Juga Bukit Asam,” kata Hengky, Kamis (11/1/2024).

Menurut Hengky, setiap BUMN bisa melakukan gerakan pasar murah di area sekitar kantor mereka, Contohnya seperti Pertamina bisa mengadakan pasar murah di daerah Plaju, lalu Pusri bisa melakukan pasar murah di daerah Lemabang dan Bukit Asam di Kertapati.

“Tak hanya itu, BUMN juga bisa sembari menggalakan gerakan GSMP dimana setiap perusahaan bisa memberikan bantuan bibit kepada masyarakat untuk ditanam di rumah warga. Nah setiap kegiatan mereka ini nantinya dilaporkan ke pemerintah Provinsi,” ungkapnya.

Hengky menjelaskan berbagai langkah ini seperti Pasar Murah dan Oprasi pasar baik dari Pemerintah, OPD, BUMD da BUMN guna memastikan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga terjangkau.

“Kita juga menginstruksikan 17 kabupaten kota agar intensif mengelar pasar murah dan gerakan pangan murah tersebut. “Semua dilakukan guna untuk menekan inflasi dengan cara memastikan bahwa stok banyak dan tersedia sehingga tidak terjadi panic buying yang dapat memicu stok,” ungkapnya.

Masih kata dia, sejauh ini program gerakan pangan dan pasar murah ini berhasil. Terbukti pada Desember lalu inflasi di Sumsel rendah dan lebih rendah dibandingkan nasional. “Gerakan Pangan Murah dan pasar murah ini akan digelar selama triwulan pertama. Hal ini juga menekan inflasi pada saat imlek dan juga menjelang ramadhan,” pungkas dia.

Berita Terkait

OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN
Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum
InkuBI Sultan Muda 2026: Kolaborasi Strategis Dorong UMKM Sumsel Go Digital
OJK Dorong Inklusi Keuangan Lewat Pelepasan Ekspor Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel
Telkomsel Buka Peluang Kolaborasi UMKM lewat Ekosistem Telkomsel Poin
Plang Nama YPLP PT PGRI Sumsel Hilang, Pihak Yayasan Laporkan ke Polisi
Polrestabes Palembang Terapkan WFH Setiap Rabu Mulai Mei 2026, Pelayanan Tetap Buka
Gagalkan Aksi Curanmor, Buruh Harian Tewas Ditusuk Pelaku

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 21:22 WIB

OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN

Rabu, 29 April 2026 - 16:25 WIB

Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum

Rabu, 29 April 2026 - 09:25 WIB

InkuBI Sultan Muda 2026: Kolaborasi Strategis Dorong UMKM Sumsel Go Digital

Selasa, 28 April 2026 - 20:54 WIB

OJK Dorong Inklusi Keuangan Lewat Pelepasan Ekspor Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel

Selasa, 28 April 2026 - 20:21 WIB

Telkomsel Buka Peluang Kolaborasi UMKM lewat Ekosistem Telkomsel Poin

Berita Terbaru