Pasokan BBM Berkurang, Kendaraan Mengular di Beberapa SPBU Pagar Alam

- Redaksi

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan antrean kendaraan di salah satu SPBU Kota Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Penampakan antrean kendaraan di salah satu SPBU Kota Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Beberapa hari terakhir masyarakat Kota Pagar Alam dibuat panik dengan keberadaan Bahan Bakar Minyak (BBM)  sehingga penumpukan ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat terus terjadi di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Bahkan antrian kendaraan yang antri memgisi BBM  mengular di sejak pagi hingga malam hari dan menyebabkan kemacetan lalu lintas. Hal sama juga terjadi di semua Pertamini – Pertamini yang ada.

Mimi salah satu pemilik SPBU di Desa Karang Dalo menyebut, penyebab antrian yang terjadi dikarenakan salah satu produk BBK yaitu jenis Pertamax sedang ada kendala stok dari Depo Pertamina.

Hal ini, kata dia, kemudian memicu pemilik kendaraan beralih membeli Pertalite yang menyebabkan penumpukan dan antrian panjang.

“Ini karena Pertamax yang kosong dari depo Pertima sehingga masyarakat yang biasanya malas antri beli BBM subsidi kini kembali beralih ke Pertalite itupun jika biasanya beli hanya cukup untuk sekali jalan akibat ketiadaan Pertamax mereka pun beli Pertalite lebih banyak dari biasanya,” ungkapnya.

Penumpukan kendaraan ini lanjutnya juga di pengaruhi oleh peralihan metode pembayaran pembelian BBM solar subsidi ke sistem non tunai.Hal ini pun juga membuat masyarakat kota Pagar Alam banyak yang tidak siap sehingga proses transaksi di SPBU pun menjadi terhambat.

“Per 15 September Pertamina mengintruksikan metode pembayaran untuk pembelian solar subsidi wajib non tunai hal ini pun berpangaruh pada pelayanan kami sebab masyarakat banyak yang belum siap menggunakan metode melalui aplikasi tersebut,” imbuhnya.

Dirinya menampik antrian dan penumpukan kendaraan di SPBU – SPBU maupun Pertamini ini di karenakan pengurangan kuota pasokan atau keterlambatan pengiriman BBM dari Pertamina.

“Untuk kuota maupun jadwal pengiriman masih normal dari Pertamina contohnya kami dapat 16 ton perhari namun karena kendala ketiadaan Pertamax dan peralihan metode pembayaran ini saja jadi penyebab antrian panjang ini,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO
Tampang Sadis Pelaku Perampokan Petani 62 Tahun di Pagar Alam, Berstatus Pelajar Asal Kabupaten Lahat
Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 
17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika
Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek
Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81
Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia
Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Tampang Sadis Pelaku Perampokan Petani 62 Tahun di Pagar Alam, Berstatus Pelajar Asal Kabupaten Lahat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:22 WIB

17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek

Berita Terbaru

Sumsel

Langkahku untuk Menjadi Generasi Pancasila

Selasa, 25 Agu 2026 - 00:31 WIB

Sumsel

Ceritaku dalam Lima Sila Pancasila

Selasa, 25 Agu 2026 - 00:28 WIB