SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Didampingi orangtuanya bernama Guntur, Elsa (13) mendatangi SPKT Polrestabes Palembang, untuk membuat laporan resmi terkait kasus yang dialami anaknya. Dihadapan penyidik Guntur mengatakan bahwa dia sangat shock apa yang dialami oleh anaknya.
“Jujur saya sangat terkejut apa yang dialami anak saya. Karena selama ini saya rasa saya tidak ada musuh, tapi mengapa anak saya mau di culik oleh orang,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).
Dia berharap, dengan adanya laporan polisi ini, agar kasus ini cepat terungkap. “Saya harap pelaku cepat ditangkap, agar kami tau apa motip pelaku menculik anak saya, karna saya rasa saya tidak ada persolan atau musuh di mana pun,” harap guntur.
Shock dan panik mendapati kabar anaknya pertamanya Elsah (13), siswi SMPN 30, Palembang menjadi korban percobaan penculikan Guntur (50), ayah korban yang berjualan di kawasan Timbangan, Indralaya langsung pulang ke Palembang.
“Sempat syok pak dan panik. Saya mendapatkan telepon dari pihak kepolisian dan sekolah anak saya menjadi korban percobaan penculikan,” ungkapnya.
Guntur mengungkapkan, mendapati adanya kabar tersebut diri langsung pulang ke Palembang. “Langsung pulang ke Palembang. Alhamdulillah anak saya selamat dari korban pencobaan penculikan. Dan keadaan sehat,” katanya.
Lanjut Guntur, untuk kronologi kejadian dirinya tidak mengetahui peristiwa. Namun menurut cerita anaknya. “Saat kejadian anak saya saat itu hendak pergi sekolah dan berjalan kaki seperti biasanya,” ungkapnya.
Lalu, ditengah perjalanan di kawasan Jalan Pegagan, ada yang mengikuti Elsah. “Saat itu lah Elsa berusaha menyelamatkan diri dengan cara melawan,” ungkapnya.
Ketika ditanya terkait penculikan tersebut yang dialami sang anak, apakah dirinya memiliki masalah diluar atau keluarga, Guntur menjawab tidak ada masalah.
“Tidak ada permasalahan keluarga pak. Atau permasalahan diluar,” katanya.
Guntur berharap, kepada pihak kepolisian agar segera menindaklanjuti peristiwa ini dan menangkap pelaku. “Saya berharap peristiwa ini ditindaklanjuti segera oleh petugas kepolisian. Dan pada pelaku segera ditangkap karena meresahkan warga Palembang,” tuturnya. (ANA)

















