Okupansi Hotel di Jabar Masih Rendah

- Redaksi

Minggu, 16 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, Bandung – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) mencatat kunjungan tamu hotel di Jabar masih cukup rendah. Hal itu terlihat dari Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel pada Maret 2021 yang masih dibawah 50 persen, namun terlihat sudah ada peningkatan kunjungan.

BPS mencatat , TPK Hotel pada Maret mencapai 34,23 persen, naik 0,38 poin dibandingkan TPK Februari 2021 yang mencapai 33,85 persen. Baik TPK hotel bintang maupun non bintang mengalami peningkatan.

TPK hotel bintang Maret 2021 sebesar 40,37 persen, naik 3,22 poin dibandingkan TPK Februari 2021 yang mencapai 37,15 persen. TPK tertinggi menurut kelas hotel bintang tercatat pada hotel bintang 5 sebesar 51,52 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 1 sebesar 27,82 persen.

TPK hotel nonbintang pada Maret 2021 sebesar 19,87 persen, naik 1,70 poin dibandingkan Februari 2021 yang tercatat 18,17 persen. TPK tertinggi untuk hotel non bintang terjadi pada hotel dengan kelompok kamar 25-40 sebesar 24,68 persen. Sedangkan TPK hotel non bintang yang terendah sebesar 10,30 persen terjadi pada hotel dengan kelompok kamar dibawah 10 unit.

Koordinator Fungsi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik BPS Jabar Jaih Ibrohim mengatakan, rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang Maret 2021 tercatat 1,57 hari dan di hotel non bintang selama 1,23 hari.

“Tamu asing menginap di hotel bintang rata-rata selama 3,46 hari dan di hotel non bintang selama 2,67 hari, sedangkan tamu asal Indonesia menginap rata-rata selama 1,56 hari di hotel bintang dan 1,23 hari di hotel non bintan,” jelasnya.

BPS juga mencatat, kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman yang tercatat datang ke Jabar pada Maret 2021 sebanyak 198 orang, atau naik 321,28 persen dari bulan sebelumnya yang berjumlah 47 orang. Seluruhnya adalah crew kapal yang datang melalui Pelabuhan Muara Jati. Jumlah ini turun 96,63 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020 yang tercatat 5.876 orang.

Berita Terkait

Pemudik Sudah Vaksin Booster tidak Perlu Tes Antigen
MTF Tawarkan Solusi Keuangan Lewat Cash Aja, Ajak Wartawan Jadi Wira Agent
Vaksinasi di Ponpes, BIN Sasar Pelajar Usia 12 Tahun
Satpam Dituntut tak hanya Gunakan Otot, Tapi Bekerja dengan Otak
Di Tengah Giat Razia, 3 Warga Ini Justru Datang Langsung Minta di Vaksin
Jurnalis Dituntut Multitasking dengan Tetap Berpedoman pada Kode Etik
Aliansi Mahasiswa Sumsel Kecam Intervensi Terhadap KPK!
Kejari Palembang Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Desa Selat Punai

Berita Terkait

Rabu, 30 Maret 2022 - 22:31 WIB

Pemudik Sudah Vaksin Booster tidak Perlu Tes Antigen

Rabu, 8 Desember 2021 - 12:30 WIB

MTF Tawarkan Solusi Keuangan Lewat Cash Aja, Ajak Wartawan Jadi Wira Agent

Selasa, 16 November 2021 - 18:20 WIB

Vaksinasi di Ponpes, BIN Sasar Pelajar Usia 12 Tahun

Jumat, 5 November 2021 - 15:01 WIB

Satpam Dituntut tak hanya Gunakan Otot, Tapi Bekerja dengan Otak

Kamis, 4 November 2021 - 16:33 WIB

Di Tengah Giat Razia, 3 Warga Ini Justru Datang Langsung Minta di Vaksin

Berita Terbaru

Musi Banyuasin

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Starlink untuk Sekolah

Senin, 16 Mar 2026 - 13:10 WIB