OKI Kembali Kirim Asap ke Palembang

- Redaksi

Senin, 30 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Sejak Pagi, Senin (30/10/2023), kabut asap tebal kembali menyelimuti kota Palembang dan sekitarnya akibat dari kebakaran Huta dan Lahan. Tak hanya Palembang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) ikut terkena dampak dari kebakaran hutan dan lahat yang masih banyak terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Bahkan jualitas udara di dua wilayah, di dua daerah tersebut dikategorikan sebagai berbahaya menurut indeks standar pencemar udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Data ISPU Kota Palembang menunjukkan 326 (update pukul 11.00 WIB), dan 723 di Kabupaten OI.

“Saat saya mengikuti jalan lintas Palembang – OI – OKI. Kondisi di OI terang, tetapi menuju OKI berasap. Asap tipis menuju Tanjung Senai. Dari citra satelit, sumber asap terutama dari OKI, bukan dari OI,” kata Ferdian Kristianto, Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatera.

Ferdian mengungkapkan, pada kedua wilayah kabupaten tersebut terus dilakukan pemadaman. Di OI, yang menjadi fokus pemadaman di wilayah Pulau Semambu dan Tanjung Batu.

“Di OI sendiri sampai dengan hari ini pemadaman dilakukan di Pulau Semambu dan Tanjung Batu,” jelasnya.

Sementara data LAPAN Fire Hotspot pukul 11.42 WIB, titik panas terbanyak ada di OKI. Jumlahnya pun naik drastis dari hari sebelumnya. Untuk wilayah gambut, hotspot mencapai 382 titik, sementara di lahan mineral 204 titik.

Sebelumnya, Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni mengungkapkan, upaya Teknik Modifikasi Cuaca (TMC) di Sumsel kembali diperpanjang untuk keempat kalinya.

Meski sempat terjadi hujan dalam beberapa hari terakhir, permasalahan hingga kini belum teratasi.

“TMC diperpanjang hingga 4 November 2023,” ujar Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni.

Menurutnya, hotspot di Sumsel terus mengalami fluktuasi naik turun, jadi Pemprov Sumsel terus berusaha semaksimal mungkin untuk menangani Karhutla.

Ia berharap TMC yang dilakukan akan meningkatkan potensi hujan saat ini, terutama mengingat prediksi BMKG dari akhir Oktober hingga awal November menunjukkan potensi awan penghujan yang cukup tinggi.

Berita Terkait

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan
Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks
Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang
Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan
Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi
Asap Tebal Selimuti Jalan Sudirman Palembang, Gedung Tinggi Nyaris Tak Terlihat

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:59 WIB

Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 17:57 WIB

Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel

Jumat, 25 September 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi

Jumat, 25 September 2026 - 13:46 WIB

Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang

Jumat, 25 September 2026 - 11:57 WIB

Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan

Berita Terbaru

Sumsel

Hijaukan Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:09 WIB