Namanya Terseret Dugaan Kasus Penipuan, Pipit: Saya tidak Kenal Pelapor

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pipit menyampaikan klarifikasi. (Photo: Kiki Nardance)

Pipit menyampaikan klarifikasi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pipit (42), warga OPI Jakabaring, keberatan namanya disebut-sebut terseret dalam kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilaporkan Candra, warga Kecamatan Lalan, Kabupaten Muba Banyuasin, Sumsel.

Kepada sejumlah wartawan, Pipit menjelaskan, dirinya tidak terlibat dalam laporan Candra. Sebab sejak awal dirinya tidak pernah mengetahui, bahkan tidak mengenal Candra.

“Memang sebelumnya saya dan Roni, sepakat jual beli Jagung sebanyak 20 ton seharga Rp 121 juta di CV Pulau Mandiri Jaya Farm, Jalan Palembang – Betung KM 13, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Banyuasin, Sabtu (1/11/2025) pukul 10.40 WIB. Setelah dilakukan pembongkaran, saya pun langsung lakukan pembayaran dengan transfer ke rekening Roni, sama seperti jual beli pedagang lainnya,” paparnya.

Dilanjutkan Pipit, saat Roni mengantarkan Jagung, dia ditemani sopir. “Dia mengantarkan jagung itu bersama sopir, tapi saya tidak mengenalnya. Ketika transaksi telah selesai, sekitar satu jam setengah kemudian, tiba-tiba sopir yang datang bersama Roni tadi bertanya keberadaan Roni dan menanyakan pembayaran Jagung, yang sebelumnya sudah saya transfer ke rekening Roni,” ujarnya.

Pipit menjelaskan, dirinya sejak awal tidak mengenal sama sekali dengan Candra.

“Sejak awal yang bernegosiasi soal jagung itu, saya dengan Roni, bukan sama Candra. Nah, ketika ada tiga anggota Polsek Talang Kelapa menemui saya di gudang, saya kaget. Disaat itulah saya mengetahui adanya nama Candra, yang mengaku jagung tersebut milik dia. Tak henti disana, saya juga sempat diundang ke Polsek Talang Kelapa, namun Candra sendiri tidak hadir,” urainya.

Berselang beberapa hari kemudian, lanjut Pipit, terkabar namanya disebut-sebut diduga melakukan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan Candra.

“Saya tidak terima, nama saya disebut-sebut, padahal saya tidak ada kaitannya dengan Candra, bahkan tidak mengenal dia,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
Sidang Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Tiga Saksi Tim Pengadaan dan Perencanaan Diperiksa
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Kuasa Hukum Terdakwa: Keterangan Lima Petambak Meringankan Sapriadi, Dana KUR Tak Seluruhnya Dinikmati PT KIM
Kuasa Hukum Bongkar Fakta Persidangan, Bantah Cartridge Vape Dua Mahasiswa UIN Jambi Mengandung Etomidate

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:38 WIB

Sidang Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Tiga Saksi Tim Pengadaan dan Perencanaan Diperiksa

Berita Terbaru