Menu MBG di Pagar Alam Hujan Kritik, Satgas: Sudah Sesuai Komposisi

- Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Satuan Tugas program Makan Bergizi Gratis Kota Pagar Alam, Jefri Zulfikar. (Photo: Istimewa)

Kepala Satuan Tugas program Makan Bergizi Gratis Kota Pagar Alam, Jefri Zulfikar. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Viralnya menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pagar Alam yang dinilai tidak layak dan tidak sesuai harapan, ditanggapi Kepala Satuan Tugas Makan Siang Bergii Gratis Kota Pagar Alam, Jefri Zulfikar.

Melalui sambungan ponsel pribadinya, Jepri Zulfikar menuturkan, jika melihat komposisi yang disajikan itu sudah memenuhi komposisi atau kandungan hewani dan nabati  sesuai standar yang ditentukan.

Soal banyak atau tidaknya, kata dia, perlu diluruskan, bahwa dalam program pemerintah ini adalah makan bergizi bukan makan kenyang. Sehingga kandungan-kandungan yang terdapat dalam menu juga menjadi bahan perhatian.

Hanya saja, kata dia, dalam hal ini terdapat bahan evaluasi yang nanti harus dilakukan oleh pihak dapur yakni dalam hal penyajian.

“Karena ini juga akan mempengaruhi selera atau minat makan anak-anak,” terang Jefri Zulfikar.

Soal adanya penggantian karbohidrat yakni nasi ke kentang, diterangkan oleh Jefri bahwa hal ini bagian dari edukasi kepada anak-anak agar mengetahui jika kantang memiliki karbohidrat.

Sehingga, kata dia, anak-anak nantinya tidak hanya bergantung dengan nasi, tapi juga dengan bahan lain yang memiliki kandungan yang sama yakni karbohidrat.

“Dan ini juga bagian dari untuk mengantisipasi ketersedian dapur,” imbuhnya.

Perihal protes yang diungkapkan oleh masyarakat, baik secara langsung maupun di media sosial, dirinnya tak menampik dan tetap akan menjadikan hal ini sebagai bahan evaluasi.

“Karena dengan sendirinya kita juga tahu bahwa kebutuhan anak-anak ini apa, kalau yang tidak suka kentang artinya harus diberi nasi begitu juga sebaliknya,” ujarnya.

Ia menerangkan, itulah alasannya juga, kenapa setiap pembagian MBG itu apapun sisanya atau ada yang tidak dihabiskan oleh anak-anak tidak boleh dibuang.

“Ini untuk memastikan agar kedepan jika ada menu yang tidak disuka oleh anak-anak untuk kedepannya tidak usah diberikan lagi,” terang dia.

Dirinya berharap, edukasi-edukasi seperti ini juga penting diketahui oleh SPPG sehingga juga turut menyampaikan kepada anak-anak di sekolah.

Diketahui, jika dalam program Makan Bergizi Gratis ini di Kota Pagar Alam terdapat 3,928 penerima manfaat yang meliputi pelajar tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA serta balita, ibu hamil. (ANA)

Berita Terkait

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot
670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran
Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam
Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar
Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan
Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
Dewan Serahkan Banyak PR Untuk Pemkot Pagar Alam, Hasil Reses Tiga Dapil Tahap II T
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan

Berita Terbaru

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana saat memimpin press release di Polda Sumsel.

Kota Palembang

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:35 WIB

Kota Palembang

Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:03 WIB