Mediasi Gugatan Keluarga Bayi Meninggal Usai Imunisasi Temui Titik Terang

- Redaksi

Rabu, 28 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gugatan dari ayah bayi yang meninggal dunia usai melakukan imunisasi hepatitis B0 (Hb0) di Puskesmas Plaju Palembang, kembali digelar di Pengadilan Negeri Palembang, dengan agenda tahap mediasi, Rabu (28/2/2024).

Dalam mediasi yang diketuai hakim mediator Fitriadi SH MH, serta dihadiri oleh pihak penggugat Sandi Heriyanto dan Meissye Cindy, dan pihak tergugat tergugat 1 RSUD Palembang Bari, tergugat ll Puskesmas Pembina, tergugat lll Dinas Kesehatan Palembang, lV Pj Walikota Palembang dan V RS Dr Ak Gani Palembang.

“Jadi pada intinya mereka juga berharap untuk melakukan perdamaian, karena mereka berprinsip segala permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan,“ ucap tim kuasa Penggugat, M Novel Suwa SH MH.

Pada mediasi ini, Novel menilai hakim mediator sangat bijak saat mengambil keputusan. Untuk hal ini majelis hakim meminta kepada kedua bela pihak agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan berlangsung  dengan baik.

“Karena tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan,“ jelas Novel.

Sementara itu tim kuasa hukum dari rumah sakit RSUD Palembang Bari, Ruli Apriyadi SH MH, mengatakan pihaknya hadir di sini dalam rangka memberikan keadilan dan rasa damai kepada pihak penggugat. Pihaknya sangat berempati apa yang dirasakan pihak keluarga penggugat.

“Untuk kali ini tahap mediasi berjalan dengan baik dan lancar semoga saja untuk mediasi selanjutnya sudah dapat ditentukan kesepakatan. Namun untuk hari ini kita anggap semuanya berjalan dengan baik,“ ucapnya.

Lanjut Ruli, untuk hasil mediasi tadi sudah ada titik terang dan kesepakatan antara pihak penggugat dan tergugat. “jadi untuk selanjutnya kita masih menunggu jadwal dari hakim mediator Pengadilan Negeri Palembang,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Sidang Korupsi BTN e-Batara Pos: Saksi Kerap Jawab ‘Lupa’, Kuasa Hukum Pertanyakan Kredibilitas
Kejari Palembang: Penyidikan Korupsi Lampu Jalan dan Solar Cell Terus Dikebut. 
Ahli Dewan Pers: Sengketa Jurnalistik Harus Diselesaikan di Dewan Pers, Sidang Gugatan 25 Media Ditunda Lagi
Diserang Pria Bersenjata Tajam Saat Jemput Teman, Pemuda di Palembang Alami Luka Robek di Kepala
Diduga Jadi Korban Perundungan di Sekolah, Bocah 6 Tahun Alami Iritasi Mata, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
Kejari Palembang Periksa 69 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Lampu Jalan, Delapan Anggota DPRD Sudah Dimintai Keterangan
GRANSI dan Forum LSM Bersatu Desak Kejari Palembang Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI
Kejati Sumsel Pulihkan Rp127,2 Miliar, PT SMB Bayar Tahap Pertama Rp10,5 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Sidang Korupsi BTN e-Batara Pos: Saksi Kerap Jawab ‘Lupa’, Kuasa Hukum Pertanyakan Kredibilitas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Kejari Palembang: Penyidikan Korupsi Lampu Jalan dan Solar Cell Terus Dikebut. 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Ahli Dewan Pers: Sengketa Jurnalistik Harus Diselesaikan di Dewan Pers, Sidang Gugatan 25 Media Ditunda Lagi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Diserang Pria Bersenjata Tajam Saat Jemput Teman, Pemuda di Palembang Alami Luka Robek di Kepala

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Diduga Jadi Korban Perundungan di Sekolah, Bocah 6 Tahun Alami Iritasi Mata, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Sumsel

Pancasila Sebagai Pedoman dalam Perjalanan Hidup Saya

Kamis, 6 Agu 2026 - 06:41 WIB

Caption: Kepala BPS Sumsel, Moh Wahyu Yulianto saat diwawancarai langsung usai rilis, Rabu (5/8/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

BPS Sebut Kemiskinan di Sumsel Melandai 9,5 Persen

Rabu, 5 Agu 2026 - 22:08 WIB