SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Niat hati memanaskan sepeda motornya hendak pergi ke kampus untuk kuliah. Namun malah membuat Alfi Romadhani (23), seroang mahasiswa di Palembang ini menjadi korban curanmor.
Tidak terima motor kesayangan sudah raib dicuri membuat warga Komplek Aid Perikan Kelurahan Mendagung Kecamatan Pagar Alam Selatan ini melaporkan peristiwa dialaminya ke Polrestabes Palembang, Senin (21/7/2025).
Dihadapan petugas, Alfi menuturkan peristiwa tersebut dialami terjadi pada Senin (21/7/2025), sekitar pukul 12.30 WIB, di kostannya terletak di Jaya Indah Lorong Rukun II Kelurahan 14 Ulu Kecamatan SU II Palembang.
Berawal, korban hendak pergi kuliah lalu memanaskan sepeda motonya didepan pintu kostan. “Hendak kulihat, karena sudah dua hari tidak masuk kuliah. Lalu saya memanaskan motor di depan pintu kostan saya,” katanya.
Setelah memanaskan motor, Lanjut Alfi, saat itu dirinya langsung ke belakang untuk buka pintu belakang. Tiba-tiba ia mendengar seperti adanya yang memanggil di pintu depan.
“Motor saya tinggal posisi hidup, pas saya dibelakang. Saya mendengar ada suara seperti memanggil saya. Saya kita juga teman saya. Nah ketika saya lihat kedepan, ternyata motor saya sudah dicuri maling,” katanya.
Sambung Alfi, dirinya sempat melihat pelaku, dan sempat hendak mengejar pelaku. Namun karena pelaku sudah begitu jauh, ia pun tidak bisa mengejar pelaku. “Saya lihat pelaku pak. Hendak saya kejar tapi tidak bisa lagi karena jauh,” ungkapnya.
Akibat peristiwa ini Alfi harus kehilangan 1 unit motor Yamaha X vion bernopol BG 5106 ACA tahun 2017, dengan total kerugian kurang lebih Rp 25 juta. “Saya berharap atas laporan saya pelaku ditangkap,” harapnya.
Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Yudi membenarkan adanya laporan korban terkait curanmor. “Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes unit Curanmor,” tuturnya. (ANA)

















