Mahasiswa Asal Sudan Tertipu Beli Motor, Alami Kerugian Puluhan Juta

- Redaksi

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Malang dialami Yahia Hamid Mohamed Adam (40), mahasiswa asal Sudan yang kuliah di salah satu Universitas di Palembang. Niat hati ingin membeli sepeda motor Kawasaki Ninja lewat marketplace Facebook, dirinya malah menjadi korban penipuan.

Tak terima dengan peristiwa yang dia alami, membuat Yahia yang tinggal di Jalan Letjen Harun Sohar, Lorong Rambutan, Kecamatan Sukarami Palembang , melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang, Minggu (7/9/2025).

Kepada petugas, Yahia memutuskan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (3/9/2025), sekitar pukul 08.00 WIB, saat dirinya berapa di rumah. “Cari motor, lalu melihat iklan penjual motor di marketplace, ada motor Kawasaki Ninja yang dijual seharga Rp 6,9 juta,” ungkapnya, dengan bahasa Indonesia terbata-bata.

Karena tertarik dengan motor tersebut, lanjutnya, komunikasi pun berlanjut melalui WhatsApp dan dirinya diminta untuk melakukan transfer ke nomor rek Bank BRI 0827010******** atas nama Gadis Permata dari dan nomor rekening BRI 52940105******** atas nama Abdul Rohman.

” Setelah cocok harga saya langsung saya Transfer uang sebesar Rp 6,9 juta. Namun setelah uang ditransfer, terlapor ini malah minta transfer kembali uang Rp 6,2 juta. Hingga akhirnya ketiga kali korban kembali mentransfer uang sebesar Rp 7,8 juta. Dengan total keseluruhan Rp 20,2 juta,” ungkapnya.

Korban baru sabar setelah uang tersebut dikirim dengan total Rp 20,2 juta. Namun motor tersebut ketika dikatakan Terlapor ads di Bengkulu dan meminta uang kembali.

“Minta uang untuk ongkos kirim dari Kota Bengkulu, disitu lah saya saya. Dan melapor kesini. Berharap pelaku ditangkap atas laporan saya,” harapnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Kosasih membenarkan adanya laporan korban terkait aksi penipuan, yang diterima dengan kasus UU ITE.

“Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Ditpolairud Polda Sumsel Bekuk Sindikat Solar Ilegal di Sungai Musi, 21 Ton BBM dan Tiga Tugboat Diamankan
Dalih Pinjam Motor untuk Beli Rokok, Pria di Palembang Berujung Diamankan Keluarga Korban
Lakukan Pengembangan Kasus Curanmor Anggota Opsnal Pidum Temukan Barang Bukti Senpi Rakitan 

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:13 WIB

TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi

Berita Terbaru