Lihat Kinder Joy Masih Beredar, Masyarakat Bisa Lapor ke BPOM

- Redaksi

Senin, 18 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kota Palembang melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Distributor PT Sukanda Djaya. Senin (18/4/2022).

 

Hal ini guna memastikan produk coklat merk kinder joy tidak beredar di supermarket dan pusat perbelanjaan.

 

“Jadi Sukanda DJaya ini merupakan salah satu distributor kinder joy yang ada di Sumatera Selatan, makanya hari ini kita melihat sejauh mana Sukanda Djaya menarik produk-produk kinder joy, karena Badan POM sudah menjelaskan bahwa kinder joy untuk sementara waktu diberhentikan peredarannya,” ujar Kepala BPOM Palembang, Zulkifli APT usai meninjau di Distributor Sukanda Djaya.

 

Dijelaskannya, pemberhentian peredaran produk kinder joy ini mengingat masalah seperti kasus di luar negeri, dimana kinder joy ditemukan bakteri Sarmonela.

 

“Ini adalah satu satu sikap badan kehati-hatian dari Badan POM melihat kasus diluar negeri produk kinder joy yang terkontaminasi bakter sarmonela, sebenarnya produk kinder joy di Indonesia ini beda ya sama kinder joy di luar negeri, kalau di Indonesia ini produk kinder joy dari India, tapi kita tetap mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan makanya kita hentikan peredaran produk kinder joy untuk sementara waktu,” jelasnya.

 

Dia mengungkap hasil dari pengujian kinder joy sendiri akan keluar pada Minggu ke-3.

 

“Jadi nanti pada Minggu ke-3 hasil pengujiannya akan keluar, kita akan lihat hasilnya gimana, jika hasilnya bagus maka kinder joy akan kembali di edarkan untuk dijual,” ungkapnya.

 

Bakteri Sarmonela sendiri kata dia, akan menyebabkan penyakit saluran pencernaan, demam dan diare bagi anak-anak.

 

“Tapi lebih banyak ke saluran pencernaan, untuk itu kita dari BPOM mengehentikan sementara peredarannya sampai nanti hasil ujinya tidak terkontaminasi bakteri Sarmonela,”katanya.

 

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Palembang jika masih melihat produk coklat merk Kinder Joy masih beredar di supermarket bisa melaporkan ke BPOM.

 

” Kita minta kerjasamanya dari masyarakat ya, terutama ibu-ibu jika melihat kinder joy masih beredar di supermarket bisa melaporkak ke BPOM untuk ditindak lanjuti,”pungkasnya.

Berita Terkait

Polda Sumsel Selamatkan 370 Ribu Jiwa, Jaringan Narkoba Dibongkar dalam 71 Kasus
UMP Gelar Seminar Nasional Menuju Pemilu 2029 
Razia Dua Tempat Hiburan Malam, Polisi Amankan 17 Orang dan Enam Butir Ekstasi
Polisi Razia Dua Tempat Hiburan Malam, Amankan 17 Orang dan 6 Butir Ekstasi 
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Qolbiku Olah Gedebog Pisang Jadi Camilan Bernilai Ekonomi
Tergiur Emas 1 Gram di TikTok SR Malah Jadi Korban Penipuan Uang Rp 2,1 Juta 
CitraLand Palembang Hadirkan Hunian Premium Sultan Dengan Ruang Lebih Lega Dan Desain Modern Classic
Gramedia Buka Gerai Ketiga di Palembang, Perluas Akses Literasi dan Edukasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 16:02 WIB

Polda Sumsel Selamatkan 370 Ribu Jiwa, Jaringan Narkoba Dibongkar dalam 71 Kasus

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:23 WIB

UMP Gelar Seminar Nasional Menuju Pemilu 2029 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Razia Dua Tempat Hiburan Malam, Polisi Amankan 17 Orang dan Enam Butir Ekstasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Polisi Razia Dua Tempat Hiburan Malam, Amankan 17 Orang dan 6 Butir Ekstasi 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Qolbiku Olah Gedebog Pisang Jadi Camilan Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru