Kunjungan Wisatawan Nusantara ke Sumsel Tembus 15 Juta, ASITA Dorong Peningkatan Layanan Wisata

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelataran Plaza 16 Ilir Palembang. Foto: Tia

Pelataran Plaza 16 Ilir Palembang. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG  — Sektor pariwisata Sumatra Selatan (Sumsel) menunjukkan tren peningkatan, setelah jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke provinsi tersebut menembus 15,55 juta kunjungan sepanjang Januari hingga Juli 2025.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat capaian ini sebagai yang tertinggi dalam lima tahun terakhir, sekaligus mencerminkan pertumbuhan sebesar 57,33 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 lalu.

Untuk perbandingan, jumlah perjalanan wisnus ke Sumsel pada 2024 tercatat sebanyak 9,88 juta, sedangkan pada 2023 hanya 6,30 juta.

Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sumsel, Feby Yoland Effendy menuturkan, hal ini menjadi bukti bahwa daya tarik wisata Sumsel terus berkembang dan diminati pasar domestik.

“Tren ini merupakan peluang besar bagi Sumsel untuk memperluas cakupan destinasi wisata dan memperpanjang masa tinggal wisatawan, yang secara langsung akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).

Kendati demikian, Feby mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diatasi, seperti peningkatan kualitas layanan, perbaikan infrastruktur, penguatan digitalisasi, serta penyediaan atraksi wisata yang lebih variatif.

Ia menyebut, pihaknya bersama para pelaku usaha wisata telah aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam rangka mendorong pelatihan sumber daya manusia (SDM) pariwisata, termasuk program sertifikasi dan pelayanan prima.

Tak hanya itu, ASITA juga telah mengusulkan agar keberadaan polisi wisata diaktifkan kembali sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan di destinasi wisata.

Hal ini dinilai penting untuk mengatasi gangguan dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab di lapangan.

“Selain itu, kami mendorong adanya digitalisasi pembayaran parkir serta penetapan tarif parkir yang jelas di lokasi wisata,” tuturnya.

Untuk menarik lebih banyak wisatawan, ASITA Sumsel juga terus mengembangkan beragam paket wisata tematik, mulai dari wisata budaya, kuliner, olahraga, hingga pengembangan desa wisata.

“Semoga upaya ini bisa memberikan pengalaman wisata yang lebih otentik dan berkesan bagi para pengunjung,” ucap dia.

Berita Terkait

Kualitas Udara Palembang Membaik, Konsentrasi PM2.5 Turun Usai Diguyur Hujan
Saksi Ungkap 8 Kali Antar Uang ke Rumah Dinas Bupati Muara Enim, Nominal hingga Rp1 Miliar
Sidang Lanjutan Gugatan Warga Kenten, Legal standing kuasa Hukum PDAM Tirta Betuah Banyuasin Dipertanyakan”
Operasi Sikat I Musi 2026 Dimulai, Polda Sumsel Perkuat Penindakan Kejahatan Jalanan di Seluruh Wilayah
Tak Terima Kantornya Disatroni Maling, Eprilita Lapor Polisi
Uang Nasabah Rp1,5 Miliar Dipakai, Eks Kepala KCP Pos Akui Coba Gandakan ke Jogja hingga Cilacap
KPK Bongkar Jejak Uang Kasus Chromebook: Rekening Teman Abi, Rumah hingga Dugaan Aliran ke Pejabat Disdikbud
Sidang Chromebook Muara Enim: Sukirno Akui Serahkan Dua Kartu ATM kepada Abi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:00 WIB

Kualitas Udara Palembang Membaik, Konsentrasi PM2.5 Turun Usai Diguyur Hujan

Rabu, 23 September 2026 - 16:57 WIB

Sidang Lanjutan Gugatan Warga Kenten, Legal standing kuasa Hukum PDAM Tirta Betuah Banyuasin Dipertanyakan”

Rabu, 23 September 2026 - 15:47 WIB

Operasi Sikat I Musi 2026 Dimulai, Polda Sumsel Perkuat Penindakan Kejahatan Jalanan di Seluruh Wilayah

Rabu, 23 September 2026 - 15:45 WIB

Tak Terima Kantornya Disatroni Maling, Eprilita Lapor Polisi

Rabu, 23 September 2026 - 15:42 WIB

Uang Nasabah Rp1,5 Miliar Dipakai, Eks Kepala KCP Pos Akui Coba Gandakan ke Jogja hingga Cilacap

Berita Terbaru