Kredit Ratusan Miliar PT BSS Disorot di Sidang Tipikor, BRI Ungkap Upaya Recovery hingga Lelang

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat para saksi dihadirkan disidang PN Tipikor Palembang, Senin (25/5/2026)

Saat para saksi dihadirkan disidang PN Tipikor Palembang, Senin (25/5/2026)

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID- Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas kredit oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang melibatkan pihak perusahaan PT BSS dan PT SAL kembali digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Senin (25/5/2026) malam.

Sidang sesi kedua yang berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB itu dipimpin Majelis Hakim yang diketuai Fauzi Isa, SH, MH. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tiga orang saksi dari pihak Bank BRI, yakni Dani, Eko, dan Diki.

Dalam persidangan, saksi Dani menjelaskan bahwa sejumlah kredit investasi yang ditangani pihak bank telah berada dalam kondisi macet sejak tahun 2023. Menurutnya, saat dirinya mulai menangani perkara tersebut, posisi kredit memang sudah bermasalah sehingga fokus pekerjaannya lebih kepada upaya pemulihan kredit.

“Hal tugas saya itu ketika macet bagaimana upaya untuk melakukan recovery atau pemulihan,” ujar Dani di hadapan majelis hakim.

Dani menerangkan, sebelum kredit dinyatakan macet dan dilakukan pelelangan aset, pihak bank terlebih dahulu melakukan berbagai upaya penyelesaian, mulai dari pemberian peringatan kepada debitur, kunjungan lapangan, hingga restrukturisasi kredit.

“Pas posisi di KPKNL itu seluruh upaya sudah berjalan, sehingga alternatif terakhir harus dilelang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa aset yang dilelang berupa kebun dan pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) yang dijadikan jaminan oleh debitur dan telah dilengkapi hak tanggungan.

“Yang dilelang itu kebun dan PMKS yang dijaminkan oleh pihak debitur, dan dilengkapi hak tanggungan,” ungkap Dani.

Menurutnya, seluruh proses pelelangan dilakukan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), termasuk tahapan verifikasi dan validasi dokumen.

“Kami tidak sendiri, semua melalui KPKNL. Dokumen diverifikasi dan divalidasi terlebih dahulu sebelum pelaksanaan lelang,” tandasnya.

Selain itu, Dani menjelaskan bahwa dalam proses pengajuan kredit investasi terdapat sejumlah tahapan yang wajib dilalui sebelum kredit disetujui.

“Harus ada permohonan, kemudian direview, lalu ada penilaian secara langsung dan pemeriksaan komite,” jelasnya.

Sementara itu, saksi Eko yang menjabat sebagai Relationship Manager mengaku mulai menangani PT BSS pada Maret 2019. Saat itu, perusahaan tersebut telah mengajukan restrukturisasi pinjaman untuk kedua kalinya.

“Pada tahun 2019 ada permohonan restrukturisasi pinjaman kedua. Artinya sebelumnya memang sudah pernah dilakukan restrukturisasi,” ujar Eko.

Eko menjelaskan, fasilitas kredit PT BSS di BRI berkaitan dengan investasi kebun dan kebun plasma. Selain kredit investasi, terdapat pula fasilitas KMKS yang digunakan sebagai tambahan pembiayaan masa produksi.

Ia juga memaparkan prosedur pengajuan kredit di perbankan yang harus diawali dengan permohonan resmi dan dilengkapi dokumen pendukung, seperti laporan keuangan, legalitas usaha, identitas pengurus, hingga dokumen kesiapan lahan dan kebun.

“Yang paling penting itu financial statement, identitas dan legalitas usaha, serta dokumen terkait kesiapan lahan dan legalitas kebun,” katanya.

Menurut Eko, proses analisa kredit tidak dilakukan sepihak karena turut melibatkan bagian risiko kredit dan pembahasan bersama terkait kemampuan bayar maupun jaminan kredit.

Terkait agunan, Eko menyebut pihak bank telah menguasai dokumen Hak Guna Usaha (HGU) milik PT BSS seluas kurang lebih 7.400 hektare, meski sebagian proses penerbitannya masih berlangsung secara bertahap

“Kita sudah pegang HGU kurang lebih 7.400 hektare. Memang proses penerbitan HGU itu bertahap dan membutuhkan waktu,” jelasnya.

Dalam persidangan itu, Eko juga mengungkapkan total pinjaman PT BSS saat restrukturisasi mencapai sekitar Rp830 miliar, sedangkan nilai yang diajukan dalam restrukturisasi berada di angka sekitar Rp818 miliar.

Penulis : Hermansyah

Editor : Jaks

Berita Terkait

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil
Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling
KKJ Soroti Gugatan terhadap 25 Media di Palembang: Dinilai Ancam Kemerdekaan Pers
Sidang Korupsi Kredit BRI Palembang, Anak Direktur PT SAL Beberkan Skema Kredit Ratusan Miliar
Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan
Sidang Perdana Korupsi BPFK Jakarta dan UPF-PFK Palembang, Dua Terdakwa Didakwa Rugikan Negara Rp397 Juta
Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor
Komplotan Begal Sadis di Palembang Digulung, Dua Pelaku Diciduk dan Empat Lainnya Masih Diburu
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:20 WIB

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:45 WIB

Kredit Ratusan Miliar PT BSS Disorot di Sidang Tipikor, BRI Ungkap Upaya Recovery hingga Lelang

Senin, 25 Mei 2026 - 17:05 WIB

Sidang Korupsi Kredit BRI Palembang, Anak Direktur PT SAL Beberkan Skema Kredit Ratusan Miliar

Senin, 25 Mei 2026 - 17:01 WIB

Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan

Berita Terbaru

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Kota Palembang

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB