Kreatif, Mahasiswa ITPA Ajak Petani Manfaatkan Limbah Jerami Bernilai Ekonomis

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengabdian kepada masyarakat Institut Teknologi Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Pengabdian kepada masyarakat Institut Teknologi Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Petani wajib tahu, jika jerami atau limbah dari komoditi padi pasca panen mampu meningkatkan taraf hidup serta bernilai ekonomis jika pemanfaatannya dilakukan secara baik, salah satunya yakni budidaya jamur merang.

Pasalnya, pada jerami terdapat kandungan Lignoselulosa yang cukup tinggi sebagai sumber karbon dan energi untuk tumbuhnya jamur.

Pengetahuan inilah yang diungkapkan oleh sejumlah Mahasiswa Institut Tekhnologi Pagar Alam (ITPA) dalam giat Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ke Kelompok Tani (Poktan) Tunas Baru Desa Muara Suban Kecamatan Dempo Utara.

Risnaini selaku dosen pendamping, jika dalam kegiatan ini mahasiswa juga mengedukasi kepada petani jika kebiasaan membakar jerami juga berdampak negatif terhadap lingkungan atau mengakibatkan polusi.

Apalagi, kata dia, budidaya jamur merang dengan media jerami ini bukan sesuatu yang sulit, karena pengolahannya tidak membutuhkan biaya yang tinggi serta keberadaanya pun yang melimpah.

“Artinya petani tidak hanya mengandalkan padi saja ketika panen, setelah itu limbahnya (jerami) bisa dimanfaatkan untuk budidaya jamur merang,” terangnya.

Terkait hasil, ia pun menerangkan juga sangat menjanjikan dimana 100 kilogram jerami kering dapat menghasilkan ±10–15 kilogram jamur merang segar, sementara dalam 10–14 hari jamur merang mulai tumbuh dan bisa dipanen setiap hari.

“Selain itu media bekas (±70 kg sisa jerami) dapat diolah kembali jadi pupuk organik,” imbuhnya.

Mengenai cara, Risnaini menerangkan, bahwa langka pertama yakni dengan menyiapkan jerami yang kemudian di potong-potong lalu direndam kedalam air selama 1-2 hari baru ditiriskan.

Selanjutnya adalah penyusunan media, dana Jerami ditumpuk membentuk bedengan/kubus, biasanya ukuran 1,5 m × panjang sesuai kebutuhan, Setiap lapisan bisa diberi campuran bekatul/dedak dan kapur dolomit untuk memperkaya nutrisi.

lalu tahap Pasteurisasi yakni Media jerami dipanaskan (uap panas atau fermentasi tertutup) hingga suhu ±70 °C untuk membunuh jamur liar/patogen.

Setelah suhu turun ke ±30 °C, bibit jamur merang ditebar di sela-sela jerami.Tumpukan ditutup jerami tipis agar lembap.

Tahap berikutnya yakni Inkubasi Perawatan, Jerami dijaga kelembapannya dengan penyemprotan kabut air serta Ventilasi diatur agar gas amonia hasil dekomposisi jerami bisa keluar.

“Setelah itu dalam 10–14 hari jamur merang mulai tumbuh dan bisa dipanen setiap hari dan panen optimal dilakukan saat jamur masih kuncup,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO
Tampang Sadis Pelaku Perampokan Petani 62 Tahun di Pagar Alam, Berstatus Pelajar Asal Kabupaten Lahat
Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 
17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika
Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek
Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81
Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia
Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Tampang Sadis Pelaku Perampokan Petani 62 Tahun di Pagar Alam, Berstatus Pelajar Asal Kabupaten Lahat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:22 WIB

17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek

Berita Terbaru

Sumsel

Penerapan Sila-Sila Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 26 Agu 2026 - 02:05 WIB