KPHL Rehabilitasi Berkelanjutan Atasi Krisis Hutan Lindung

- Redaksi

Kamis, 2 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Rehabilitasi dan Perlindugan Hutan KPHL Wilayah Sumsel, Lonedi. (Photo: Delta Handoko)

Kasi Rehabilitasi dan Perlindugan Hutan KPHL Wilayah Sumsel, Lonedi. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Kerusakan hutan lindung di wilayah Pagar Alam menjadi perhatian serius Kesatuan Perlindungan Hutan (KPH) Wilayah X Dempo Pagar Alam.

Sebab, kerusakan hutan dampaknya sangat bahaya bagi manusia dan lingkungan. Oleh karenanya, jangan sampai kondisi hutan rusak lantaran alih fungsi lahan. Salah satunya menjadi lahan perkebunan.

Diutarakan Kasi Rehabilitasi dan Perlindugan Hutan KPHL Wilayah Sumsel, Lonedi, mengembalikan fungsi hutan seperti sediakala dan eksosistem alam tetap terjaga perlu adanya serangkaian program salahsatunya penanaman pohon.

Ia mengatakan, bahwa luas hutlin yang ada di wilayah Pagar Alam mencapai ribuan hektar. Detail luas hutan lindung tersebut terbagi di dua lokasi, lanjut Lodedi. Yaitu, Bukit Jambul Gunung Patah tersebar di wilayah Kecamatan Dempo Tengah dan Selatan. Sedangkan di Bukit Dingin luasnya tersebar di kawasan Janang, Selibar, Kibo, Dempo Makmur, Gunung Dempo.

“Dari jumlah luas tersebut diperkirakan tak sedikit  wilayah hutlin yang dikategorikan kritis. Upaya kita dengan melakukan rehabilitasi hutan dengan penanaman bibit pohon,” ujarnya.

Disebutkanya, ada tujuh lokasi yang HKM seperti di Kibo, Krinjing (Bukit Smantung), Muara Siban, Burung Dinang, Rimba Candi, Talang Alas, dan Talang Camay (Selibar). Dan sudah di SK-kan Kemen LHK dengan luas mencapai ribuan hektar.

“Pihak KPH memiliki program kegiatan penanaman pohon jangka pendek. Yaitu selama tiga tahun berkelanjutan. Yakni, penanaman pohon melibatkan kelompok masyarakat,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika
Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek
Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81
Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia
Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:22 WIB

17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah

Berita Terbaru

Sumsel

Pancasila, Bukan Sekadar Lima Sila

Selasa, 18 Agu 2026 - 21:20 WIB