Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

- Redaksi

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (Istimewa) Sekda Kota Pagar Alam, Zaily Oktosab Fitri Abidin

Foto: (Istimewa) Sekda Kota Pagar Alam, Zaily Oktosab Fitri Abidin

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM- Pengunduran diri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pagar Alam, Deny Novi Herly, mengejutkan jajaran Pemkot.

 

Pasalnya, ia baru sekitar 5 bulan menjabat definitif. Sebelumnya ia juga beberapa bulan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di OPD yang sama.

 

Yang membuat kabar ini semakin panas, Deny ternyata sudah dua kali menerima Surat Peringatan (SP) selama menjabat. Hal itu dibenarkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam, Zaily Oktosab Fitri Abidin.

 

“Benar, yang bersangkutan sudah diberikan 2 kali SP sejak definitif. SP tersebut terkait manajemen kepemimpinan dan kolaborasi percepatan program prioritas,” kata Zaily saat dikonfirmasi kamis (13/08/26)

 

Menurut Zaily, pembahasan soal manajemen kepemimpinan di lingkungan PUTR sudah dua kali dilakukan sejak Deny definitif. Fokusnya adalah mendorong akselerasi program-program prioritas Pemkot.

 

Terkait mekanisme pemberian SP, banyak yang menyoroti aturan jeda 6 bulan antara SP1 dan SP2. Sementara Deny baru 5 bulan menjabat definitif.

 

Zaily menegaskan, aturan itu tidak mutlak. Teguran bisa diberikan kapan saja jika instruksi pimpinan tidak dijalankan dengan baik.

 

“Mohon maaf, untuk menegur seseorang tidak harus menunggu jarak waktu. Bila yang bersangkutan belum menjalankan instruksi pimpinan secara baik, maka bisa setiap waktu diberikan teguran. Untuk evaluasi pejabat sekarang sudah boleh 6 bulan, tidak harus tahunan,” jelasnya.

 

Zaily juga menyebut, proses mundurnya Deny berbeda dengan mekanisme evaluasi pejabat pada umumnya.

 

“Yang bersangkutan belum dievaluasi, tapi sudah mengundurkan diri secara tertulis dengan alasan keluarga,” pungkasnya.

Penulis : Delta Handoko

Editor : Jaks

Berita Terkait

Ludi Oliansyah Kembali Rotasi Pejabat Pemkot Pagar Alam, Sebut Tidak Ada Tendensius Dan Kepentingan Golongan
Kurir Ganja 7,2 Kg Asal Palembang Diringkus Polres Pagar Alam,Ngaku Diupah 5 Juta
Hujan Deras dan Angin Kencang Mulai Hantui Pagar Alam, Pohon Tumbang Dan Atap Rusak Hingga Banjir di Sejumlah Titik
Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani
Gandeng DKM Al-Ma’arif, BWA Hadirkan Dai Cahaya Hati Dalam Syiar Dakwah Maulid Nabi
Langit Masih Kering, Polres Pagaralam Gelar Shalat Istisqa Mohon Hujan dan Selamat dari Karhutla
Tidak Ada Hotspot Namun Asap Samar Selimuti Pagar Alam Dinkes Turun Tangan Cek Kualitas Udara
Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:57 WIB

Ludi Oliansyah Kembali Rotasi Pejabat Pemkot Pagar Alam, Sebut Tidak Ada Tendensius Dan Kepentingan Golongan

Selasa, 1 September 2026 - 14:22 WIB

Kurir Ganja 7,2 Kg Asal Palembang Diringkus Polres Pagar Alam,Ngaku Diupah 5 Juta

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:35 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang Mulai Hantui Pagar Alam, Pohon Tumbang Dan Atap Rusak Hingga Banjir di Sejumlah Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Gandeng DKM Al-Ma’arif, BWA Hadirkan Dai Cahaya Hati Dalam Syiar Dakwah Maulid Nabi

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur (BMT) Iptu Swisspo, berfoto bersama tokoh agama dan warga usai melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid AL-Amiin, Desa Tambak Boyo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.

OKU Timur

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:23 WIB