SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tertidur lelap di kostan yang dihuni, Ikke Aulia Nabila (22), mahasiswa di kota Palembang ini disatroni maling. Tidak terima barang-barang berharganya raib digondol maling, membuat Ikke pun melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Palembang, Selasa (19/8/2025).
Dihadapan petugas, warga Jalan Pemetung Basuki Kelurahan Pemetung Basuki Kecamatan Buat Peliung Kabupaten OKU Timur ini menuturkan, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (16/8/2025), sekitar pukul 03.00, di kostannya di jalan Silaberanti Lorong Chojidah Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring, Palembang.
Berawal, saat korban sedang mengajarkan tugasnya dengan kondisi pintu kost tidak terkunci. “Malam itu saya sedang mengerjakan tugas kuliah pak. Lalu posisi pintu kostan tidak terkunci,” ungkapnya, kepada petugas.
Usai mengerjakan tugas, karena kecapekan, korban tertidur lelap dan lupa mengunci pintu kostannya. “Kecapekan pak lalu saya tertidur, dan kelupaan mengunci pintu kostan. Meski tidak terkunci posisi pintu tertutup,” katanya.
Korban dibuat panik setelah terbangun tidur melihat pintu kostannya sudah terbuka dan didalam kostan sudah berantakan. “Ketika terbangun tidur, saya dibuat sok melihat barang barang berharga saya hilang dan posisi dalam kostan sudah berantakan,” ungkapnya.
Akibat peristiwa ini korban harus kehilangan 1 buah laptop merk HP, 1 buah Handphone Vivo, dan dompet berisikan KTP, kartu mahasiswa serta surat surat yang lainnya. “Saya tidak terima pak. Oleh itulah saya laporkan berharap pelaku ditangkap atas laporan saya,” harapnya.
Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Erwin membenarkan adanya laporan korban terkait peristiwa pencurian dan pemberatan. “Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Pidum, untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” tuturnya. (ANA)

















