Kostan Mahasiswa Disatroni Maling, Laptop, Handphone hingga Dompet Raib

- Redaksi

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban saat melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tertidur lelap di kostan yang dihuni, Ikke Aulia Nabila (22), mahasiswa di kota Palembang ini disatroni maling. Tidak terima barang-barang berharganya raib digondol maling, membuat Ikke pun melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Palembang, Selasa (19/8/2025).

Dihadapan petugas, warga Jalan Pemetung Basuki Kelurahan Pemetung Basuki Kecamatan Buat Peliung Kabupaten OKU Timur ini menuturkan, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (16/8/2025), sekitar pukul 03.00, di kostannya di jalan Silaberanti Lorong Chojidah Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring, Palembang.

Berawal, saat korban sedang mengajarkan tugasnya dengan kondisi pintu kost tidak terkunci. “Malam itu saya sedang mengerjakan tugas kuliah pak. Lalu posisi pintu kostan tidak terkunci,” ungkapnya, kepada petugas.

Usai mengerjakan tugas, karena kecapekan, korban tertidur lelap dan lupa mengunci pintu kostannya. “Kecapekan pak lalu saya tertidur, dan kelupaan mengunci pintu kostan. Meski tidak terkunci posisi pintu tertutup,” katanya.

Korban dibuat panik setelah terbangun tidur melihat pintu kostannya sudah terbuka dan didalam kostan sudah berantakan. “Ketika terbangun tidur, saya dibuat sok melihat barang barang berharga saya hilang dan posisi dalam kostan sudah berantakan,” ungkapnya.

Akibat peristiwa ini korban harus kehilangan 1 buah laptop merk HP, 1 buah Handphone Vivo, dan dompet berisikan KTP, kartu mahasiswa serta surat surat yang lainnya. “Saya tidak terima pak. Oleh itulah saya laporkan berharap pelaku ditangkap atas laporan saya,” harapnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Erwin membenarkan adanya laporan korban terkait peristiwa pencurian dan pemberatan. “Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Pidum, untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi
Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar
Baru Dua Bulan Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi
Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS
Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi
Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi
Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi
Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Baru Dua Bulan Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi

Berita Terbaru

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana saat memimpin press release di Polda Sumsel.

Kota Palembang

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:35 WIB

Kota Palembang

Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:03 WIB