Korban Terbawa Arus Banjir di Semidang Aji Ditemukan Tim SAR Gabungan

- Redaksi

Sabtu, 25 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKU – Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu orang korban yanng hilang akibat terseret arus banjir di Desa Batang Hari, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), pada Sabtu (25/5/2024).

Kepala Kantor Basarnas Sumsel Raymond Konstantin, saat dikonfirmasi mengatakan, pada pencarian hari ketiga ini, pihaknya kembali menemukan satu orang, di mana itu merupakan korban ketiga dari empat orang yang hilang terseret derasnya arus banjir.

Sebelumnya, Jum’at kemarin (24/5/2024), petugas juga berhasil menemukan dua orang korban atas nama Hartati (60) dan Naslaini (58). Dua-duanya berjenis kelamin Perempuan. Malam hari ini, sekitar pukul 19.00 WIB, Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu orang korban lagi dengan jenis kelamin Laki-laki.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Desa Sleman, Kecamatan Semidang Aji, dengan posisi korban berada di darat tertimbun tanah dan pasir, tepatnya sekitar radius 7 kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Ibnu Sutowo Baturaja guna dilakukan proses lebih lanjut. Untuk identitas korban sampai saat ini masih didalami pihak kepolisian,” jelas Raymond.

Total sudah tiga korban yang ditemukan Tim SAR Gabungan dan masih tersisa satu orang lagi. Tim SAR gabungan saat ini masih terus melakukan pencarian. Semoga satu orang lagi yang merupakan korban terakhir dapat segera ditemukan.

Pada proses pencarian Basarnas Sumsel selain mengkoordinir seluruh Unsur SAR gabungan yang terdiri dari BASARNAS Sumsel, TNI/Polri, BPBD OKU, Pemda setempat, SAR MTA, PMI serta unsur potensi SAR lainnya juga melakukan pembagian SRU (SAR Unit) dan pemetaan wilayah pencarian untuk masing-masing SRU tersebut.

Sebelumnya, kejadian berawal pada kamis (23/5/2024), sekira pukul 01.00 WIB, bertempat di tikungan jalan lintas Sumatera Desa Batang Hari, debit air sungai mengalami kenaikan dan sudah menggenangi jalan.

Namun ada dua kendaraan yaitu dump truck dan travel engkel elf mencoba untuk menerobos genangan banjir. Saat menerobos genangan banjir tiba-tiba debit air kembali naik disertai dengan arus yang semakin deras dan material kayu/pohon besar, yang ikut terseret membuat kedua kendaraan tersebut berhenti.

Melihat debit air yang terus meningkat dua orang penumpang kendaraan mobil dump truk atas nama Ranto Pardede (Sopir/33th), Iwan (Kernet/34th) dan satu orang penumpang mobil engkel Elf atas nama Erwansyah (39th), keluar menerobos air menuju ke arah atap rumah warga.

Sedangkan enam penumpang kendaraan mobil elf masih berada diatas atap mobil. Namun karena derasnya arus seketika mobil engkel elf dan enam orang tersebut ikut terseret arus.

Tak berselang lama, dari keenam orang penumpang yang terseret arus satu orang penumpang atas nama Sukurman (60) saat terseret arus berhasil menyelamatkan diri.

Dan satu orang lagi penumpang atas nama Hajifa (7) ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia. Sedangkan empat orang lainnya dinyatakan hilang. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB