Kena Begal di Jalan Sepi, Adi Dicekik Sampai Pingsan dan Dibuang di Semak-semak

- Redaksi

Kamis, 9 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Resmob Shadow Walet Sat Reskrim Polres OKU Timur, berhasil melakukan penangkapan terhadap salah satu dari tiga tersangka, yakni M Efendi Ala Fendi Bin Sabyudin (34), di Desa Kerta Mulya, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur.

Tim Resmob Shadow Walet Sat Reskrim Polres OKU Timur, berhasil melakukan penangkapan terhadap salah satu dari tiga tersangka, yakni M Efendi Ala Fendi Bin Sabyudin (34), di Desa Kerta Mulya, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur.

SUARAPUBLIK.ID, OKUT – Nasib apes dialami Adi Firnanda yang menjadi korban pembegalan saat melintas di jalanan sepi, yakni Jalan Desa Kebun Karet Harjo Mulyo, Kp VI, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur. Ia sempat pingsan dicekik oleh pelaku. Adi tersadar dalam kondisi mulut tersumpal kain dan terikat ikat pinggang di semak-semak.

Kasihumas Polres OKU Timur IPTU Edi Arianto mengatakan, peristiwa tindak pidana dan pencurian dengan kekerasan tersebut, terjadi pada Minggu (30/05/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Pada saat itu, Adi Firnanda sedang dalam perjalanan pulang dari menyadap pohon karet menggunakan 1 (satu) unit sepeda motor. Naas saat korban melintas di jalan sepi. Lokasi perkebunan karet Desa Harjo Mulyo, Kp. VI, Kecamatan Madang Suku I, sekitar 100 meter dari perbatasan antara Desa Harjo Mulyo, Kecamatan Madang Suku I dengan Desa Sri Tanjung, Kecamatan Semendawai Barat kab. OKU Timur.

Korban berpapasan dengan 3 (tiga) orang pelaku yang berbocengan menggunakan 1 (satu) unit sepeda motor. Salah satu pelaku langsung meletuskan senjata api ke atas sebanyak 1 (satu) kali.

“Jadi sambil menembak ke atas, pelaku berteriak berhenti kamu,” katanya menirukan keterangan korban, Kamis (09/12/2021).

Lanjut Edi, korban langsung menghentikan sepeda motor yang dinaikinya, begitu mendengar suara letusan senjata api. Kemudian, dua orang pelaku turun dan mendekati korban, lalu manodongkan sebilah pisau ke arah leher korban, dan 1 (satu) pelaku lain menodongkan senpi ke arah kepala korban.

“Pelaku yang memegang senpi mengambil paksa HP dan sepeda motor korban. Dan salah satu pelaku tersebut tetap menodongkan pisau di leher korban,” imbuhnya.

Korban yang ketakutan, dengan sebilah pisau masih menempel di leher. Kemudian berusaha merebut pisau yang dipegang pelaku dan berhasil merebut pisau tersebut, dan mendapat luka di tangan korban. Korban pun akhirnya di keroyok oleh 3 (tiga) orang pelaku, dipukuli dan dicekik hingga pingsan.

“Saat korban siuman, posisinya sudah berada dalam semak-semak dalam keadaan mulut tersumpal kain warna putih dan tangan terikat Ikat pinggang milik korban,” tegasnya.

Korban yang telah siuman, bangun dan berjalan menuju rumah terdekat, dan bertemu dengan Saksi TA (15). Selanjunyta TA datang ke rumah kakek korban Warjimin bin Wito Wiyono (57), yang langsung menjemput korban, dan membawanya berobat.

Atas kejadian tersebut, korban Adi Firnanda mengalami luka lebam dan memar di bagian wajah, serta tangan kanan mengalami luka. Sehingga harus dijahit sebanyak 16 jahitan. Korban juga kehilangan 1 (satu) unit Handphone Merk Xiomi Redmi 5 warna hitam, dan 1 (satu) unit Sepeda motor Merk Honda Verza warna Hitam tahun 2014. Bila di taksir dengan uang korban mengalami kerugian sebanyak sekitar Rp. 12.000.000 (dua belas juta rupiah). Selanjutnya pelapor melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Madang Suku I, guna tindakan lebih lanjut.

Setelah beberapa bulan dilakukan pencarian oleh pihak kepolisian, pada Kamis (09/12/2021) Tim Resmob Shadow Walet Sat Reskrim Polres OKU Timur, berhasil melakukan penangkapan terhadap salah satu dari tiga tersangka, yakni M Efendi Ala Fendi Bin Sabyudin (34), di Desa Kerta Mulya, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur.

“Pada saat akan dilakukan penangkapan tersangka (M Efendi) melakukan perlawanan terhadap petugas dan bermaksud melarikan diri, walaupun sudah diberi tembakan peringatan. Dengan terpaksa petugas memberikan tindakan tegas terukur,” ungkapnya. (Aan)

Berita Terkait

Dampak Kemarau, Polsek Buay Madang Timur Salurkan 2.000 Liter Air Bersih ke Desa Teko Rejo
Wujud Empati Kemanusiaan, Polsek Buay Madang Timur Galang Dana Bantuan Korban Gempa NTT
Bawa Senpira Saat Konvoi Bermotor, Pelajar SMK Gajah Mada Palembang Diamankan Polisi
Pelaku Begal Diminta Segera Serahkan Diri, Kapolrestabes Palembang: Akan Kami Tindak Tegas
Modus Petugas Lapas Palsu di OKU Timur, Sepeda Motor Petani Raib di Halaman Markas Polisi
Perkuat Keamanan Desa, Bhabinkamtibmas Polsek Buay Madang Timur Ajak Warga Giatkan Ronda Malam
Antisipasi Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Patroli Mitigasi dan Sosialisasi Larangan Membakar Lahan
Mengaku Polisi, Pria Ini Diduga Cabuli Dua Perempuan Saat Ritual “Buang Sial”

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Dampak Kemarau, Polsek Buay Madang Timur Salurkan 2.000 Liter Air Bersih ke Desa Teko Rejo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Wujud Empati Kemanusiaan, Polsek Buay Madang Timur Galang Dana Bantuan Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Bawa Senpira Saat Konvoi Bermotor, Pelajar SMK Gajah Mada Palembang Diamankan Polisi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Pelaku Begal Diminta Segera Serahkan Diri, Kapolrestabes Palembang: Akan Kami Tindak Tegas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:11 WIB

Modus Petugas Lapas Palsu di OKU Timur, Sepeda Motor Petani Raib di Halaman Markas Polisi

Berita Terbaru

Sumsel

Aku dan Pancasila di Era Gen Z

Jumat, 21 Agu 2026 - 20:44 WIB

Sumsel

Pancasila di Kehidupan Sehari-hari sebagai Mahasiswa Gizi

Jumat, 21 Agu 2026 - 20:34 WIB

Sumsel

Pancasila Adalah Pedoman Hidupku

Jumat, 21 Agu 2026 - 20:23 WIB