Kementan Upayakan Sumsel Masuk Tiga Besar Lumbung Pangan Nasional

- Redaksi

Selasa, 4 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat diwawancarai usai kegiatan pendayagunaan penyuluh pertanian di PT Pusri Palembang, Selasa (4/2/2025). (Foto: Tia)

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat diwawancarai usai kegiatan pendayagunaan penyuluh pertanian di PT Pusri Palembang, Selasa (4/2/2025). (Foto: Tia)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kementerian Pertanian (Kementan) RI mengupayakan Provinsi Sumatera Selatan bisa masuk tiga besar lumbung pangan nasional, dan saat ini Sumsel menempati urutan kelima sebagai daerah penghasil gabah dan beras nasional.

Sumsel menjadi provinsi prioritas dalam program swasembada pangan besama dengan tiga provinsi lainnya, seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Papua Selatan.

“Kita upayakan masuk tiga besar, kalau bisa nomor satu, karena potensi (Sumsel) besar. Kita rancang pertaniannya sebagai lumbung pangan nasional,” ujar Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat diwawancarai usai kegiatan pendayagunaan penyuluh pertanian di PT Pusri Palembang, Selasa (4/2/2025).

Dikatahui, luas baku sawah yang dimiliki Sumsel adalah 470.602 Hektare (Ha) dan bertambah menjadi 519.880 Ha dari rilis Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Badan Pusat Statistik (BPS) pada Mei 2024 lalu.

Kementan RI juga menargetkan sebanyak 1 juta hektare cetak sawah untuk lima tahun kedepan hingga 2030. Yang mana, wilayah untuk cetak sawah di Sumsel, yaitu Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

“Untuk tahun ini (2025) target kita 1500 hektare, tapi akan ada pengembangan lagi hingga satu juta hektare. Sehingga, bisa jadi Sumsel menjadi nomor satu di Indonesia. Mudah-mudahan lima tahun bisa selesai dibantu dengan pemimpin daerah,” ucap dia. (Tia)

Berita Terkait

13 Hari Pasca-Pengeroyokan Jurnalis Palembang, Koalisi Pers Sumsel Pertanyakan Kinerja Mapolda Sumsel
Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran, Polda Sumsel Kedepankan Edukasi di Ops Patuh Musi 2026
Saksi Welly Ungkap Pengembangan Kasus hingga Penangkapan Irfan dalam Perkara IMEI iPhone Inter
Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 
Bobol Toko dan Gasak Tiga Motor Operasional, Enam Pelaku Curat Dibekuk Jatanras Polda Sumsel
Palembang di Guyur Hujan Wakapolrestabes Palembang Turun Langsung Urai Kemacetan
Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, AW Ditangkap Unit PPA Polrestabes Palembang
Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Kawilker KSOP Karang Agung, JPU Siapkan 110 Saksi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:42 WIB

13 Hari Pasca-Pengeroyokan Jurnalis Palembang, Koalisi Pers Sumsel Pertanyakan Kinerja Mapolda Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran, Polda Sumsel Kedepankan Edukasi di Ops Patuh Musi 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Saksi Welly Ungkap Pengembangan Kasus hingga Penangkapan Irfan dalam Perkara IMEI iPhone Inter

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Bobol Toko dan Gasak Tiga Motor Operasional, Enam Pelaku Curat Dibekuk Jatanras Polda Sumsel

Berita Terbaru

Jakarta

Telkomsel Raih Delapan Marketing Excellence Awards 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 21:42 WIB