Kehadiran Presiden ke Pagar Alam Jadi Obat Kerinduan Selama 70 Tahun

- Redaksi

Senin, 24 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. (Photo: Delta Handoko)

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan bahwa kehadiran Presiden Joko Widodo di Kota Pagar Alam menjadi obat rindu bagi masyarakat tanah besemah. Dimana, di titik yang sama (Lapangan Merdeka) tepatnya pada tahun 1952 atau 70 tahun lalu, Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno pernah menginjakkan kaki di Kota Pagar Alam.

“Kerinduan itu terjawab dengan kehadiran bapak (Joko Widodo) yang disambut gegap gempita oleh masyarakat sejak bapak turun dari pesawat di Bandara Atung Bungsu,” papar Herman Deru dalam acara apresiasi Pagar Alam sebagai kota Energi Hijau, Senin (24/1/2022).

Herman Deru mengatakan, bahwa apresiasi Kota Pagar Alam sebagai Kota Green Enrgi atau energi hijau ini adalah upaya bersama dari kementerian BUMN, Menteri Investasi dan juga PLN, Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kabupaten Kota yang ada.

Sebab, kata Deru, Letak pembangkit ini PLTMH awalnya terletak di dua sisi kota Otonomi salah satunya Kota Pagar Alam, dan satunya lagi Kabupaten Lahat,Namun suplai listrikny sebesar 18 MW, Yang 100 persen menyuplai kota Pagar Alam ini.

“Dan Pagar Alam tidak ada yang tersisa, semuanya memakai energi yang terbarukan,” ujarnya.

Deru melanjutkan, Sumber Energi panas bumi juga ada disini, yang ada diwilayah lumut balai dan berbatasan dengan Kabupaten Muara Enim dan OKU Selatan, dan ada juga sumber panas bumi rantau dedap yang berada diperbatasan Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Lahat dan Pagar Alam.

“Jadi Kota ini sumber energinya sangat banyak, dan berharap bapak presiden merasa nyaman dengan keramahan penduduknya tapi penuh keterbatasan,” kata Deru.

Pasalnya, Kota yang penuh sejarah dan dibanggakan warganya ini, karena melahirkan banyak Jenderal, karena etos kerja yang baik namun satu-satunya transportasi yakni transportasi darat.

“Meskipun ada transportasi udara, namun terbatas perpanjangan runway sehingga kesulitan untuk didatangi dengan meskapi yang memiliki pesawat jett,” ucapnya.

Deru menambahkan, bahwa Pagar Alam merupakan Kota Pendidikan juga, dan Menteri Dalam Negeri sudah menyetujui untuk dibangun Kampus IPDN.

“Dan diharapkan bapak presiden dapat merestuinya karena lahan sudah ada serta pendanaan sharing dana provinsi dengan Kota yang tujuannya 5 Provinsi bagian selatan ini akan menempuh pendidikan pemerintahan disini,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD
Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring
Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum
Gratis! Dinkes Pagar Alam Tebar 7 Layanan Kesehatan Di Momen HUT Ke-25
Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam
Sehari Sepulang dari Tanah Suci, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah Langsung Pimpin Upacara HUT ke-25 
HUT ke-25 Pagar Alam,UPT RSD Besemah Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Besemah Expo
Tangis Haru Pecah Di Gunung Gare! Walikota Ludi Oliansyah Bersama 208 Jamaah Haji Pagar Alam Pulang Dengan Selamat

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:45 WIB

Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:59 WIB

Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39 WIB

Gratis! Dinkes Pagar Alam Tebar 7 Layanan Kesehatan Di Momen HUT Ke-25

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:37 WIB

Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam

Berita Terbaru