Kegempaan Gunung Api Dempo Alami Penurunan, Status Tetap Waspada

- Redaksi

Senin, 18 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Api Dempo Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Gunung Api Dempo Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Hasil pengamatan yang dilakukan berdasarkan rekaman di alat seismograf dan pantauan visual di lapangan, aktivitas kegempaan Gunung Api Dempo (GAD) dilaporkan terus mengalami penurunan. Hal ini diungkapkan Ketua Pos Pengamatan GAD, Megian Nugraha.

Menurut Megian, penurunan aktifitas ditandai dengan minimnya terjadi kegempaan yang terekaman di alat seismograf, seperti vulkanik dalam, tektonik lokal maupun hembusan di puncak kawah merapi.

Sudah tiga hari lalu saat ini memang jarang sekali terjadi aktivitas kegempaan. Nari rekaman seismograf kegempaan, nihil Tremor, Tektonik Jauh (TJ), vulknaik dangkal maupun vulkanik dalam.

“Dari hasil pengamatan ini dapat disimpulkan aktivitas kegempaan GAD bisa dikatakan menurun,” terangnya, Senin (18/7/2022).

Meski mengalami penurunan, namun Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung, masih menetapkan status GAD berada di level II atau waspada, belum mengalami penurunan.

Kedepan, pihaknya belum bisa memprediksi cuaca alam, termasuk pula kekinian kondisi kawasan puncak GAD sebagai gunung tertinggi di Sumatera Selatan ini.

“Belum adanya kepastian penurunan status gunung api dempo, meski kegempaan tremor mapun embusan sudah mulai mengalami penurunan,” kata dia.

Megian mengingatkan para pendaki dan masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitaran kawasan Gunung Api Dempo agar selalu meningkatkan kewaspadaan.

“Kondisi alam tidak bisa diprediksi sebelumnya. Untuk itu mari tingkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

Menurut Megian, berdasarkan pantauan visual, umumnya kini cuaca sekitar Gunung Dempo cerah, hembusan angin tenang, namun gumpalan awan tebal sering menyelimuti puncak gunung.

“Angin bertiup lemah dan sedang ke arah timur, selatan dan barat,” ungkapnya. (ANA)

Berita Terkait

Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 
17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika
Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek
Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81
Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia
Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:22 WIB

17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia

Berita Terbaru

Sumsel

Nilai-Nilai dalam Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 19 Agu 2026 - 23:25 WIB

Sumsel

Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 19 Agu 2026 - 23:18 WIB

Sumsel

Pancasila sebagai Kompas di Tengah Ketidakpastian

Rabu, 19 Agu 2026 - 23:11 WIB