Pancasila sebagai Kompas di Tengah Ketidakpastian

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Latifah Agni Wijayanti

NIM    : PO7124226023

Prodi  : D4-Kebidanan

 

Pancasila sebagai Kompas di Tengah Ketidakpastian

 

The future is uncertain, but isn’t that the most beautiful part?” Kalimat ini menjadi cara saya memandang hidup: masa depan memang tak pasti, namun di dalam ketidakpastian itu saya belajar banyak tentang diri sendiri dan nilai yang saya pegang. Salah satu pengalaman yang paling mengubah cara pandang saya adalah ketika memasuki sekolah baru dan menghadapi situasi yang menguji integritas.

 

Pada hari ujian pertama, saya melihat banyak siswa membuka buku di laci dan saling berbagi jawaban. Bagi mereka, itu adalah “kerja sama”. Bagi saya, itu adalah “ketidakjujuran”. Ketika mencoba melaporkan, saya justru dianggap tidak mampu beradaptasi. Dari situ, saya mulai bertanya: apakah sesuatu yang salah bisa dianggap benar hanya karena dilakukan bersama-sama?

 

Saya memilih untuk tetap berpegang pada prinsip, meski keputusan itu membuat saya merasa terasing dan berada di bawah tekanan teman sebaya. Di titik ini, saya memaknai kembali kejujuran sebagai bentuk tanggung jawab kepada Tuhan dan sesama manusia. Di sana saya merasakan kuatnya nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yang mengajarkan pentingnya menjaga nurani meskipun lingkungan tidak selalu mendukung.

 

Seiring waktu, saya mencoba memahami alasan di balik perilaku teman-teman saya. Saya menyadari bahwa mereka tidak hanya mencari nilai tinggi, tetapi juga rasa kebersamaan dan penerimaan. Pengamatan ini membuat saya mengerti bahwa kebutuhan untuk diterima dapat memengaruhi cara seseorang bertindak. Namun, saya juga belajar bahwa Persatuan tidak boleh dijadikan alasan untuk menormalisasi ketidakjujuran: kebersamaan yang sehat harus dibangun di atas nilai yang benar. Pengalaman tersebut menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap tekanan sosialdan proses konformitas.

 

Saya mulai lebih banyak mendengarkan orang lain, mencoba memahami sudut pandang mereka sebelum menilai. Sikap ini mencerminkan semangat Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, di mana keputusan yang bijak lahir dari dialog dan empati, tanpa meninggalkan prinsip.

 

Pada akhirnya, pengalaman itu tidak membuat saya membenci lingkungan, tetapi justru mendorong saya untuk terus belajar tentang manusia dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam keputusan sehari-hari. Saya ingin tumbuh menjadi pribadi yang jujur, peka, dan teguh yangmenjadikan Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan kompas dalam melangkah.

Berita Terkait

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 
Bupati Toha Lantik Pejabat Pemkab Muba, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar
Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas
Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap
Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bupati Toha Lantik Pejabat Pemkab Muba, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:15 WIB

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas

Berita Terbaru

Empat Lawang

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:15 WIB