Nama : Nada Nurli
NIM : PO7124226019
Prodi : Str.Kebidanan
Mengamalkan Sila Pertama Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Mahasiswa Kesehatan
Sebagai mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palembang, saya percaya bahwa sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa, bukan hanya dibaca saat upacara. Nilai ini saya coba hidupkan lewat kebiasaan kecil setiap hari.
Setiap hari saya selalu saya mulai dengan doa dan ibadah sesuai keyakinan. Sebelum berangkat kuliah saya berdoa dulu, minta dilancarkan dan diberi ilmu yang bermanfaat. Saat jadwal padat, saya tetap usahakan sholat tepat waktu. Awalnya susah karena bentrok dengan praktikum, tapi lama-lama saya dan teman-teman jadi saling mengingatkan. Dari situ saya belajar bahwa taat beribadah juga butuh manajemen waktu dan tanggung jawab.
Sila pertama juga saya amalkan lewat toleransi. Di kampus saya punya teman dengan latar belakang agama berbeda. Saat kerja kelompok, kami saling menghargai waktu ibadah masing-masing. Saya tidak memaksa, tidak mengejek, tapi memberi ruang. Menurut saya, menghormati perbedaan cara beribadah adalah bentuk nyata ber-Tuhan.
Dalam pergaulan, saya juga melatih diri untuk jujur, bersyukur, dan menolong. Sebelum makan saya ucap syukur, setelah ujian saya ucap alhamdulillah, dan kalau berjanji saya ucap in syaa Allah. Waktu jadi panitia dulu, saya pegang amanah bendahara dengan jujur karena sadar setiap perbuatan ada yang melihat.
Sebagai calon bidan, saya ingin membawa nilai ini ke pelayanan nanti. Saya ingin jadi tenaga kesehatan yang tidak hanya profesional, tapi juga berakhlak, sabar, dan berempati. Sebelum menangani pasien saya akan berdoa agar diberi kekuatan untuk menolong dengan hati.
Bagi saya, mengamalkan sila pertama itu sederhana: beribadah, bersyukur, jujur, dan menghargai orang lain. Kalau dilakukan konsisten, kebiasaan kecil ini akan membentuk karakter yang kuat dan bermanfaat bagi sesama.






