Mengamalkan Sila Pertama Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Mahasiswa Kesehatan

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Nada Nurli

NIM    : PO7124226019

Prodi  : Str.Kebidanan

 

Mengamalkan Sila Pertama Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Mahasiswa Kesehatan

 

Sebagai mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palembang, saya percaya bahwa sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa, bukan hanya dibaca saat upacara. Nilai ini saya coba hidupkan lewat kebiasaan kecil setiap hari.

 

Setiap hari saya selalu saya mulai dengan doa dan ibadah sesuai keyakinan. Sebelum berangkat kuliah saya berdoa dulu, minta dilancarkan dan diberi ilmu yang bermanfaat. Saat jadwal padat, saya tetap usahakan sholat tepat waktu. Awalnya susah karena bentrok dengan praktikum, tapi lama-lama saya dan teman-teman jadi saling mengingatkan. Dari situ saya belajar bahwa taat beribadah juga butuh manajemen waktu dan tanggung jawab.

 

Sila pertama juga saya amalkan lewat toleransi. Di kampus saya punya teman dengan latar belakang agama berbeda. Saat kerja kelompok, kami saling menghargai waktu ibadah masing-masing. Saya tidak memaksa, tidak mengejek, tapi memberi ruang. Menurut saya, menghormati perbedaan cara beribadah adalah bentuk nyata ber-Tuhan.

 

Dalam pergaulan, saya juga melatih diri untuk jujur, bersyukur, dan menolong. Sebelum makan saya ucap syukur, setelah ujian saya ucap alhamdulillah, dan kalau berjanji saya ucap in syaa Allah. Waktu jadi panitia dulu, saya pegang amanah bendahara dengan jujur karena sadar setiap perbuatan ada yang melihat.

 

Sebagai calon bidan, saya ingin membawa nilai ini ke pelayanan nanti. Saya ingin jadi tenaga kesehatan yang tidak hanya profesional, tapi juga berakhlak, sabar, dan berempati. Sebelum menangani pasien saya akan berdoa agar diberi kekuatan untuk menolong dengan hati.

 

Bagi saya, mengamalkan sila pertama itu sederhana: beribadah, bersyukur, jujur, dan menghargai orang lain. Kalau dilakukan konsisten, kebiasaan kecil ini akan membentuk karakter yang kuat dan bermanfaat bagi sesama.

Berita Terkait

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 
Bupati Toha Lantik Pejabat Pemkab Muba, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar
Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas
Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap
Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bupati Toha Lantik Pejabat Pemkab Muba, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:15 WIB

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas

Berita Terbaru

Empat Lawang

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:15 WIB