Nilai-nilai Penerapan Pancasila dalam  Kehidupan Sehari-hari

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Fera Adellia Pratama

Prodi : STr Kebidanan

 

Nilai-nilai Penerapan Pancasila dalam

Kehidupan Sehari-hari

 

Sebagai mahasiswa baru, saya menyadari bahwa dunia perkuliahan membawa banyak perubahan. Saya bertemu dengan orang-orang dari berbagai daerah, budaya, agama, dan cara berpikir yang berbeda. Karena itu, saya merasa nilai;nilai Pancasila sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar saya bisa menjadi mahasiswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter yang baik.

 

Dalam kehidupan di kampus, saya  berusaha menerapkan nilai Ketuhanan yang Maha Esa dengan menjalankan ibadah sesuai agama yang saya anut dan menghormati teman-teman yang memiliki keyakinan yang berbeda.

 

Saya percaya bahwa setiap orang berhak menjalankan ibadahnya tanpa adanya paksaan atau perlakuan yang berbeda. Dengan saling menghormati, suasana kampus akan menjadi nyaman dan penuh toleransi.

 

Saya juga berusaha menerapkan nilai Kemanusiaan dengan memperlakukan semua teman secara baik tanpa membeda-bedakan latar belakang mereka. Ketika ada teman yang kesulitan memahami materi kuliah, saya akan berusaha membantu jika saya mampu. Sebaliknya, saya juga tidak malu meminta bantuan ketika mengalami kesulitan.

 

Saya percaya bahwa saling membantu akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan membuat hubungan antar mahasiswa menjadi lebih erat.

 

Sebagai mahasiswa baru, saya bertemu dengan teman-teman yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Perbedaan bahasa, budaya, dan kebiasaan membuat saya belajar untuk lebih menghargai keberagaman. Saya tidak ingin memilih teman hanya karena memiliki daerah asal yang sama. Sebaliknya, saya ingin berteman dengan siapa saja dan belajar dari pengalaman mereka. Menurut saya, menjaga persatuan dimulai dari hal-hal sederhana, seperti saling menghormati dan tidak mempermasalahkan perbedaan.

 

Dalam kegiatan perkuliahan, saya juga belajar untuk menghargai pendapat orang lain. Saat mengerjakan tugas kelompok atau berdiskusi di kelas, tentu setiap orang memiliki pendapat yang berbeda. Saya berusaha mendengarkan setiap pendapat dengan baik dan tidak memaksakan keinginan sendiri. Jika ada perbedaaan, saya lebih memilih berdiskusi dan mencari solusi bersama. Dengan cara itu, keputusan yang diambil akan lebih baik dan dapat diterima oleh semua anggota kelompok.

 

Selain itu, saya berusaha menerapkan nilai keadilan dengan bersikap jujur dan bertanggung jawab. Saya ingin mengerjakan tugas sendiri, tidak menyontek saat ujian, serta menyelesaikan bagian tugas kelompok yang menjadi tanggung jawab saya.

 

Saya juga ingin memperlakukan semua teman dengan adil tanpa membedakan mereka berdasarkan kemampuan, latar belakang, atau status sosial. Menurut saya,sikap adil dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan setiap hari.

 

Di luar kegiatan belajar, saya juga ingin menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan lingkungan kampus, mengikuti kegiatan organisasi dengan penuh tanggung jawab, serta menggunakan media sosial secara bijak.

 

Saya tidak ingin menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya atau menuliskan komentar yang dapat menyakiti orang lain. Sebagai mahasiswa, saya ingin menjadi contoh yang baik dalam bersikap, baik di dunia nyata maupun dunia digital.

 

Bagi saya, menjadi mahasiswa bukan hanya tentang memperoleh nilai yang tinggi, tetapi juga tentang membentuk karakter. Saya percaya bahwa jika saya mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari=hari, saya akan menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, menghargai orang lain, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

 

Oleh karena itu, saya ingin terus menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa maupun sebagai warga negara Indonesia.

Berita Terkait

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 
Bupati Toha Lantik Pejabat Pemkab Muba, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar
Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas
Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap
Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bupati Toha Lantik Pejabat Pemkab Muba, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:15 WIB

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas

Berita Terbaru

Empat Lawang

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:15 WIB