Nilai-Nilai dalam Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Yunika Wulandari

NIM   : PO7124226002

Prodi : D4 Kebidanan

 

Nilai-Nilai dalam Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

 

Pancasila bukan hanya sekedar semboyan atau lambang negara, melainkan pedoman hidup yang menjadi cerminan tingkah laku saya sehari-hari. Melalui kelima silanya, saya belajar menjadi pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi orang lain.

 

 

Nilai sila pertama mengajarkan saya untuk senantiasa beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa. Dalam kehidupan sehari-hari, saya mewujudkanya dengan rajin beribadah, bersyukur atas segala nikmat yang diberikanya serta, menghormati teman yang berbeda agama. Saya menyadari bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak tuhan, sehingga saya belajar untuk selalu berdoa berserah kepadanya dalam setiap langkah yang saya ambil.

 

Nilai sila kedua mengajarkan saya untuk memiliki rasa kemanusian yang adil dan beradab. Saya berusaha bersikap sopan santun kepada siapa saja, membantu teman yang sedang dalam kesulitan tanpa membeda bedakan latar belakang, serta tidak menyakiti perasaan orang lain baik lewat perkataanmaupun perbuatan. Saya menyadari bahwa setiap orang memiliki martabat yang sama, sehingga saya harus menghargai dan memperlakukan sesama dengan penuh kasih sayang dan keadilan.

 

Nilai sila ketiga mengajarkan saya untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan sebagai anak bangsa indonesia. Saya berusaha hidup rukun dengan teman, tidak menimbulkan pertengkaran, serta bangga menjadi bagian dari bangsa yang beragam. Saya belajar bahwa perbedaan bukan alasan untuk berpecah, melainkan kekayaan yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, saya senang bekerja sama dan saling membantu demi tujuan bersama, tanpa menciptakan perpecahan sekecil apapun.

 

Nilai sila keempat mengajarkan saya untuk menghargai pendapat orang lain dan mengutamakan kebijaksanaan dalam menyelesaikan masalah. Dalam diskusi atau pekerjan kelompok, saya berusaha mendengarkan saran dan pandangan rekan-rekan, tidak memaksakan kehendak sendiri, serta menerima keputusan bersama dengan lapang dada. Saya menyadari bahwa keputusan yang diambil bersama-sama dengan pertimbangan yang bijak akan membawa hasil yang lebih baik dari pada keputusan yang diambil sendiri secara sepihak.

 

Nilai sila kelima mengajarkan saya untuk hidup adil sederhana, dan peduli terhadap lingkungan serta orang lain. Saya berusaha hidup hemat, tidak boros, menjaga fasilitas umum dan kebersihan lingkungan, serta berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Saya menyadari bahwa apa yang saya miliki juga merupakan hak orang lain, sehingga saya tidak boleh menghambur-hamburkan sumber daya yang seharusnya bisa dimnfaatkan bersama demi kebaikan bersama.

 

Sebagi kesimpulan saya menyadari bahwa saya belum sepenuhnyo sempurna dalam mengamalkan seluruh nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari masih banyak kekurangan yang harus saya perbaiki. Namun, saya bertekad untuk terus berusaha menjadikan nilai-nilai pancsila sebagai pedoman hidup saya, baik dilingkungan keluarga, maupun masyarakat. Kelak sebagai seorang tenaga kesehatan, saya senantiasa mengmalkan kelima nilai tersebut dalam melayani sesama, agar menjadi pribadi yang beriman, beriman, berahlak mulia, bersatu, bijaksana, dan bermanfat bagi banyak orang.

Berita Terkait

Tingkatkan Pelayanan Kamtibmas, Kapolsek Buay Madang Timur Pimpin Anev Tupoksi dan Berikan Pengarahan Tegas ke Anggota
Cegah Karhutla dan ISPA, Kapolsek Buay Madang Timur Gencarkan Safari Jumat dan Bagi Masker Gratis
APHI, Pemprov Sumsel dan Mitra APP Group Libatkan 80 Relawan Bagikan 8.000 Masker
Ampera Sah jadi Cagar Budaya Nasional, Pemkot Palembang Fokus Tata Menara
Kejari Pagar Alam Kebut Penyidikan Dugaan Korupsi KUR Bank Sumsel Babel, Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara
Desmon Simanjuntak Desak Kapolda Sumsel Segera Limpahkan Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan ke Kejati
Jamin Hak Pendidikan Bagi WBM, Rutan Kelas IIB Baturaja Jalin Kerjasama Dengan PKBM
Fadli Zon Minta Cagar Budaya Harus Inovasi Dengan Teknologi Untuk Menarik Masyarakat 

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:02 WIB

Tingkatkan Pelayanan Kamtibmas, Kapolsek Buay Madang Timur Pimpin Anev Tupoksi dan Berikan Pengarahan Tegas ke Anggota

Jumat, 11 September 2026 - 19:57 WIB

Cegah Karhutla dan ISPA, Kapolsek Buay Madang Timur Gencarkan Safari Jumat dan Bagi Masker Gratis

Jumat, 11 September 2026 - 18:12 WIB

Ampera Sah jadi Cagar Budaya Nasional, Pemkot Palembang Fokus Tata Menara

Jumat, 11 September 2026 - 18:11 WIB

Kejari Pagar Alam Kebut Penyidikan Dugaan Korupsi KUR Bank Sumsel Babel, Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Jumat, 11 September 2026 - 18:10 WIB

Desmon Simanjuntak Desak Kapolda Sumsel Segera Limpahkan Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan ke Kejati

Berita Terbaru