Kasus Siswi Diduga Dianiaya Guru, Kapolrestabes: Tunggu Hasil Visum

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono. (Photo: Kiki Nardance)

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, angkat bicara terkait laporan Polisi ibu korban yakni Sukrisnawati (40), yang melaporkan anaknya FR (7) siswi kelas 1 SDN 150 Palembang, diduga dianiaya oleh seorang oknum guru.

“Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan anggota Satreskrim Polrestabes Palembang, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” Ungkap Harryo, Rabu (5/11/2025).

Harryo mengatakan, untuk hari ini sudah dilakukan pemeriksaan. “Kami hingga kini masih menunggu hasil visum tersebut. Nanti kedepannya akan kami sampaikan, sifatnya terbuka,” bebernya.

Pemerikasaan tersebut, lanjutnya, dijadikan informasi awal apakah memang pada kedua matanya ada bekas bekas benturan benda tajam atau benda tumpul. “Yang arti bisa memberikan gambaran peristiwa apa yang terjadi,” tegasnya.

Pihak kepolisian Polrestabes Palembang menghargai atas laporan orang tua korban. Namun pihaknya penyidik Satreskrim masih mengumpulkan bukti bukti dari beberapa saksi yang telah di periksa. Dan salah satunya Kepala Sekolah, wali kelas, dan guru pengganti.

“Total saksi hingga kini sudah diperiksa sebanyak 4 orang,” katanya.

Lebih jauh Harryo mengatakan pihaknya juga akan mencocokan  hasil pemeriksaan awal dari puskemas, dimana awalnya anak tersebut diperiksa karena memiliki biji merah pada matanya.

 “Jadi kami akan mencocokan bintik merah yang beberapa hari kemudian menjadi kedua matanya merah,” ucapnya.

Ditambahkannya, untuk riwayat penyakit korban sudah hampir 1 bulan terkahir mengalami batuk batuk,”Dan diketahui dalam pembelajaran korban saat menulis mengalami kesulitan,” tegasnya. (ANA)

Berita Terkait

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi
Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko
Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita
Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi
Polda Sumsel Amankan Tiga Orang Terkait Terbakarnya Sumur Minyak di Lahan PT Hindoli

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Senin, 20 April 2026 - 14:44 WIB

Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WIB

115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko

Berita Terbaru

Empat Lawang

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:37 WIB

443 jemaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten OKU Timur yang telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Palembang, Selasa (21/4/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

443 Jemaah Haji Kloter Pertama OKU Timur Masuk Asrama Haji Palembang

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:32 WIB