Kasus Perkelahian Siswi SMP 31 Berakhir Damai

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua belah pihak berdamai di Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Kedua belah pihak berdamai di Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Terkait adanya peristiwa perkelahian siswi SMP Negeri 31 Palembang beberapa waktu lalu, antara siswi inisial SC dan TP, akhirnya kedua belah pihak mengambil jalur perdamaian atau Restorative Justice (RJ), Jumat (21/11/2025) sore, di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang.

Kuasa hukum SC, dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bima Sakti Dr Conie Pania Putri SH mengatakan, benar kita dari LBH Bima Sakti melakukan perdamaian antara anak inisial S dan T yang bersekolah di SMPN 31 Palembang.

Jadi, kemarin sempat terjadi perselisihan di sekolah, hingga adanya pelaporan dari pihak korban kepada pihak berwajib dan masih dalam tahap penyelidikan di Unit PPA.

“Sesuai dengan amanat UU No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, maka kasus – kasus yang menimpa anak ini dikedepankan untuk perdamaian atau RJ,” kata Conie, diwawancarai di Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang.

Lanjutnya, apalagi anak-anak ini masih bersekolah di SMPN 31 dan punya masa depan yang panjang. Kedua belah pihak sudah saling memaafkan, dan para orangtua hadir di sini saling memaafkan.

“Juga ada pergantian restitusi, karena di dalam UU perlindungan anak juga korban berhak mendapatkan pergantian restitusi, pihak terlapor juga sudah menyampaikan langsung kepada keluarga korban. Alhamdulillah, sudah melakukan perdamaian,” tegasnya.

Conie menjelaskan, kasus anak yang memang sesuai dengan syarat yang ada didalam UU perlindungan anak salah satunya ancaman hukuman dibawah 7 tahun dan perbuatan tersebut tidak dilakukan berulang harus mengedepankan RJ.

“Kami juga berterima kasih kepada Ibu Guru yang sudah hadir, bapak ibu guru yang sudah menangani masalah ini dengan aktif, Kepala Sekolah SMPN 31 Palembang, Ada ibu Monik Guru BP yang mendampingi langsung disini, dari proses awal sampai RJ hari ini,” ujarnya.

Harapannya, semoga kedepan tidak terjadi lagi hal seperti ini lagi. “Semoga kedepan tidak akan ada lagi saling tuntut menuntut lagi,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Pergoki Suami Bersama WIL di Hotel, IRT Lapor Polisi
Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana
Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Fernando Divonis 8 Tahun 6 Bulan, Kasus Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Pergoki Suami Bersama WIL di Hotel, IRT Lapor Polisi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Berita Terbaru

Kota Palembang

Pergoki Suami Bersama WIL di Hotel, IRT Lapor Polisi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:23 WIB