Kapolda Tindak Tegas Pelaku Korupsi, Tokoh Ulama Mendukung

- Redaksi

Minggu, 23 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH oada sebuah kesempatan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH oada sebuah kesempatan.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH bakal mengambil tindakan tegas atas semua pihak yang berani melakukan tindakan melawan hukum. Penindakan dipastikan tidak akan pandang bulu. Keinginan Kapolda ini mendapat dukungan sejumlah tokoh ulama dan masyarakat.

Hal ini dikatakan oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH melalui Kabid Humas,  Kombes Pol Supriadi. “Siapa pun pelakunya, kami tidak pandang bulu jika cukup bukti, karena itu prinsip kerja Polri,” ujarnya. Minggu (23/01/2022).

Ia memastikan Polri berkomitmen memberantas korupsi di Indonesia. Pemberantasan korupsi dilakukan hingga ke akar, tanpa pandang bulu tambahnya.

“Polri  berkomitmen melakukan pemberantasan korupsi dan tidak pernah berhenti sampai indonesia bersih dari praktik-praktik korupsi,” bebernya.

Masyarakat juga diminta membantu Polri dalam memantau kinerja pejabat di wilayahnya masing-masing. Polri meminta masyarakat melapor jika menemukan dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh pejabat publik.

“Polri ingin memastikan bahwa semua informasi dari masyarakat, kami perhatikan. Tentu kami pelajari dan dalami termasuk keterangan informasi dari masyarakat yang disampaikan langsung ke Polri,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu tokoh agama, Dr H Iklal S Ag MM mendukung upaya Kapolda Sumsel dalam pemberantasan korupsi di wilayah Sumsel. “Kita mendukung upaya yang dilakukan Kapolda Sumsel,” jelasnya.

Sedangkan, Ketua PW NU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi menuturkan, bahwa untuk memberantas korupsi di Indonesia khususnya di wilayah Sumsel, PW NU Sumsel mendukung langkah-langkah Kapolda Sumsel dalam pemberantasan korupsi.

“Kita jangan takut dalam pemberantasan korupsi dan kita mendukung Kapolda Sumsel dalam memerangi Korupsi di wilayah Sumsel,” ungkapnya.

Di tempat berbeda, Ketua Forum Umat Islam Sumsel, Drs H Umar Said mengapresiasi langkah Kapolda Sumsel dalam upaya pemberantasan korupsi hingga ke akar-akarnya tanpa adanya pandang bulu.

Karena sesungguhnya pelaku korupsi itu lebih jahat daripada rentenir hingga lintah darat. “Koruptor itu kita berpandangan mengambil uang rakyat dari keuangan negara yang seharusnya sampai ke tangan rakyat, tapi dikorupsi oleh mereka,” tambahnya.

Maka pihaknya dan berbagai elemen mendukung apa yang dilakukan Kapolda Sumsel dalam upaya pemberantasan korupsi. “Kita meminta Kapolda Sumsel untuk menghukum seberat-beratnya pelakunya termasuk pelaku suap menyiapkan,” tukasnya. (Rel)

Berita Terkait

Kurir Sabu 198 Gram dan 100 Ekstasi Divonis 11 Tahun, Hanya Dijanjikan Upah Rp500 Ribu
Warga Indramayu Diringkus Polisi Gegara Gelapkan Sepeda Motor Milik Pacarnya
Hakim PN Palembang Jatuhkan Vonis 14 Tahun kepada Romli dalam Kasus Pembunuhan Joko Samara
Polda Sumsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp 2,2 Miliar, 37 Tersangka Diamankan
Kalung Emas Putih Raib Dijambret, Yuyun Menangis Saat Melapor ke Polisi
Remaja Putri 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Saat Bekerja di Rumah Makan
Tim Kuasa Hukum Minta Eddy Hermanto Dibebaskan dalam Kasus Revitalisasi Pasar Cinde
Terdakwa Penipuan dengan Jaminan Sertifikat Palsu Divonis 2 Tahun 6 Bulan Penjara

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:14 WIB

Kurir Sabu 198 Gram dan 100 Ekstasi Divonis 11 Tahun, Hanya Dijanjikan Upah Rp500 Ribu

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Warga Indramayu Diringkus Polisi Gegara Gelapkan Sepeda Motor Milik Pacarnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:31 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp 2,2 Miliar, 37 Tersangka Diamankan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:00 WIB

Kalung Emas Putih Raib Dijambret, Yuyun Menangis Saat Melapor ke Polisi

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:33 WIB

Remaja Putri 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Saat Bekerja di Rumah Makan

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB