Remaja Putri 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Saat Bekerja di Rumah Makan

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat Melapor

Korban saat Melapor

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Seorang remaja putri berusia 16 tahun di Palembang diduga menjadi korban penganiayaan saat sedang bekerja di sebuah rumah makan kawasan Terminal Jakabaring. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah hingga harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

 

Tidak terima atas peristiwa yang dialaminya, korban berinisial AR (16), warga Kecamatan Plaju, Palembang, didampingi ibunya, Suningsih, melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Rabu (10/6/2026).

 

Di hadapan petugas, Suningsih menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi di sebuah rumah makan pindang yang berada di kawasan Terminal Jakabaring pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

 

Menurutnya, saat kejadian putrinya sedang bekerja menjaga warung makan dan bermaksud menagih pembayaran makanan kepada seorang pelanggan yang diketahui berinisial B.

 

“Anak saya saat itu sedang bekerja menjaga warung makan dan hendak menagih pembayaran makanan kepada terlapor. Namun terlapor diduga tidak senang ditagih sehingga langsung memukul wajah korban,” ujar Suningsih.

 

Akibat pukulan tersebut, korban sempat pingsan dan mengalami pendarahan dari hidung.

 

“Setelah dipukul, anak saya pingsan dan darah keluar dari hidungnya. Korban kemudian langsung dibawa berobat ke RS Bari untuk mendapatkan perawatan,” katanya.

 

Merasa keberatan atas kejadian yang dialami putrinya, Suningsih akhirnya mendatangi Polrestabes Palembang untuk membuat laporan agar kasus tersebut dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

Sementara itu, Ka SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui anggota Pamapta Ipda Aditya Ammar Syahputra membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban.

 

“Laporan korban akan segera kami serahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

Kalung Emas Putih Raib Dijambret, Yuyun Menangis Saat Melapor ke Polisi
Aksi Demo Didepan Mapolda Sumsel, Terkait Aksi vidio Viral Pengusaha Transportasi
Tim Kuasa Hukum Minta Eddy Hermanto Dibebaskan dalam Kasus Revitalisasi Pasar Cinde
Gubernur Sumsel Resmi Tunjuk Sumarni Jadi Plt Bupati Muara Enim Pasca OTT
Kasus Dugaan Korupsi BRI Unit Pampangan Naik Penyidikan, BPK RI Hitung Kerugian Negara
Ribuan Pengunjung CFN Larut dalam Kemeriahan Anniversary ke-33 Gong Sriwijaya
OTT Lagi, Pola Korupsi Masih Sama Fitra Sebut Ini Mencederai Kepercayaan Publik Terhadap Pemerintah Daerah
Herman Deru Segera Usulkan Plt Bupati Muara Enim Pasca OTT KPK

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:00 WIB

Kalung Emas Putih Raib Dijambret, Yuyun Menangis Saat Melapor ke Polisi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:57 WIB

Aksi Demo Didepan Mapolda Sumsel, Terkait Aksi vidio Viral Pengusaha Transportasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:33 WIB

Remaja Putri 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Saat Bekerja di Rumah Makan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:28 WIB

Gubernur Sumsel Resmi Tunjuk Sumarni Jadi Plt Bupati Muara Enim Pasca OTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:25 WIB

Kasus Dugaan Korupsi BRI Unit Pampangan Naik Penyidikan, BPK RI Hitung Kerugian Negara

Berita Terbaru

Sumsel

Pemkab Muba Terima LHP BPK atas LKPD Tahun Anggaran 2025

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:19 WIB