Kabut Asap Palembang Siaga 1

- Redaksi

Selasa, 26 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Angka Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) kota Palembang dua pekan terakhir mengalami peningkatan akibat kabut asap yang semakin pekat. Hal ini tentunya dipengaruhi kondisi udara yang semakin kurang baik khususnya menjelang malam dan pagi hari.

Berdasarkan Nilai ISPU dari 157 sampai kondisi rabu ini menunjukan kewaspadaan terhadap Pemerintah kota Palembang agar siaga 1.

Hal ini dibenarkan Penjabat (Pj) Walikota Palembang Ratu Dewa dalam apel siaga kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran, bahwa Pemkot akan secepatnya melakukan siaga pengaman titik api seperti daerah gambut khusunya pengaman di TPA Sukawinatan yang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran.

“Kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait berserta TNI dan Polri, kita lakukan kerjasama dalam mengatasi masalah titik api yang terjadi dibeberap titik api di kota Palembang. Maka dari itu saya secara langsung melihat kesiapan dari Dinas DPKPB, selain itu juga dibantu oleh PUPR, Perkimtan PDAM Tirta musi dan Dinas Kesehatan, karena sudah ada didaerah tertentu yang mengalami kesulitan air.

Menanggapi masalah kebakaran yang terjadi di TPA Sukawinatan, tentunya dari pengalaman kemarin saya secara langsung bekordinasi dengan Pak Gubernur Sumsel guna melakukan percepatan pemadaman api di TPA sukawinatan. Alhamdulilah dengan armada yang lengkap api bisa di padamkan sampai 11 malam,”jelasnya selasa (29/9).

Dalam waktu dekat ini, Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan (DLHK) untuk selalu waspada untuk selalu monitor memberikan pengawasan serta patroli jangan sampai ada warga yang masuk kedalam sana guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kepada camat dan lurah setempat agar bisa melakukan kordinasi untuk selalu waspasa terhadap kondisi didaerah mereka masing-masing serta memberikan arahan agar masyarakat setempat dilarang untuk membakar sampah.

Dilain hal, mengenai proses belajar mengajar disekolah, Dewa menanggapi kondisi masih bisa dikendalikan dan masih belajar seperti biasa,”singkatnya.

Berita Terkait

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan
Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks
Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang
Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan
Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi
Asap Tebal Selimuti Jalan Sudirman Palembang, Gedung Tinggi Nyaris Tak Terlihat

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:59 WIB

Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 17:57 WIB

Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel

Jumat, 25 September 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi

Jumat, 25 September 2026 - 13:46 WIB

Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang

Jumat, 25 September 2026 - 11:57 WIB

Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan

Berita Terbaru

Sumsel

Hijaukan Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:09 WIB