Kabur Saat Penggerebekan, Pecanduan Narkoba Tewas Dalam Pelarian

- Redaksi

Rabu, 1 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Candra Widodo, warga Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel) tewas usai penggerebekan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lahat.

Kanit Idik Satrenarkoba Polres Lahat Ipda Tri Putra H Surbakti menerangkan, bahwa anggota melakukan penggerebekan di Desa Selawe, Selasa (30/4/2024).

Di mana pada saat penggerebekan, dua orang kabur dari kejaran polisi. Sementara dua orang bernama Candra dan Fadel diamankan.

“Sebelumnya Candra ini juga kabur. Dia lari ke arah perkebunan yang curam. Saat melihat dia melambat kami melakukan evakuasi,” terang Putra saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Rabu (1/5/2024).

“Setelah kami evakuasi ke atas, dia terlihat kecapean letih, personel kemudian membawa yang bersangkutan ke rumah sakit umum Lahat,” sambung Putra.

Usai di rumah sakit, Candra dilakukan pemeriksaan. “Setelah pemeriksaan korban dinyatakan meninggal,” ujar Putra.

Kata Putra, melihat Candra meninggal dalam keadaan tak wajar, pihak keluarga menginginkan jenazah dilakukan autopsi. Polres Lahat memfasilitasi hal tersebut, jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Palembang.

“Saat penggerebekan personil bekerja sesuai SOP, tidak memakai kekerasan sedikitpun,” tegas Putra.

Sementara rekannya Fadel lanjut Putra, saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Satresnarkoba Polres Lahat.

“Untuk keduanya kami belum tau apakah bandar sabu-sabu atau pemakai, karena saat ini Fadel sedang menjalani pemeriksaan oleh personel,” jelas Putra.

Dalam penggerebekan tersebut, setidaknya personil menemukan tujuh paket kecil narkotika jenis sabu-sabu.

Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang Dr Indra Nasution mengatakan berdasakan haasil pemeriksaan bahwa paru yang bersangkutan tidak normal.

“Parunya itu tidak normal, di mana kanan kiri ada benjolan, kemungkinan besar dia ini meninggal karena faktor penyakit kekurangan oksigen, tetapi saat di tes urine juga terdapat amfetamin metametamin,” kata Indra. (ANA)

Berita Terkait

Ayah Kandung Cabuli Anak Berusia 14 Tahun Berulang Kali, Akhirnya Ditangkap Polisi
Lansia di Sukarami Palembang Meninggal Usai Terbakar, Diduga Dipicu Lemparan Botol Pertalite Cucunya
Diduga Dendam Lama, IRT Dipukuli Gagang Sapu Saat Melintas di Depan Rumah
Kenal Perempuan di Medsos, Motor Vario Milik Remaja di Palembang Malah Dibawa Kabur
Mobil Rental Tak Kunjung Dikembalikan, RF Lapor Polisi
Usai Nikmati Uang Hasil Jual Motor Curian, DPO Curanmor Diringkus Polisi
Polres Empat Lawang Gelar Sholat Istisqo, Doa Bersama dan Salurkan Bansos
Beli HP di Facebook Marketplace, Warga Talang Kelapa Tertipu Rp2,2 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Lansia di Sukarami Palembang Meninggal Usai Terbakar, Diduga Dipicu Lemparan Botol Pertalite Cucunya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Diduga Dendam Lama, IRT Dipukuli Gagang Sapu Saat Melintas di Depan Rumah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Kenal Perempuan di Medsos, Motor Vario Milik Remaja di Palembang Malah Dibawa Kabur

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Mobil Rental Tak Kunjung Dikembalikan, RF Lapor Polisi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Usai Nikmati Uang Hasil Jual Motor Curian, DPO Curanmor Diringkus Polisi

Berita Terbaru

Kota Palembang

Dua Siswa SD Tenggelam di Sungai Musi

Minggu, 30 Agu 2026 - 21:09 WIB