Jasad Faturahman Ditemukan Mengapung di Sungai Musi Dekat BKB

- Redaksi

Sabtu, 11 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jasad Faturahman (11), seorang remaja yang tenggelam saat berenang di Sungai Musi, Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), berhasil ditemukan team SAR gabungan, pada Sabtu petang (11/5/2024).

Kepala Kantor Basarnas Sumsel, Raymond Konstantin,  didampingi Kasubsi Operasi, Manca Rahwanto, saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Dia mengatakan, jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal tenggelam.

“Benar korban atas nama Faturahman sudah kita temukan dalam keadaan meninggal dunia, tidak jauh dari lokasi tenggelam. Tepatnya di sekitar pelataran BKB (Benteng Kuto Besak),” terang Raymond.

Pada proses pencarian, Tim Rescue Basarnas Sumsel mengkoordinir seluruh unsur SAR gabungan yang berada di lokasi, seperti TNI AL, Polairud Polda Sumsel, Polairud Pos 32 Ilir, KPLP, PMI dan masyarakat sekitar.

Tim SAR gabungan dibagi menjadi beberapa SRU (SAR Unit) dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Untuk metode pencarian yaitu dengan melakukan penyisiran permukaan Sungai menggunakan perahu karet dan penyebaran informasi kepada masyarakat di sepanjang pesisir Sungai Musi.

Setelah segala upaya yang dilakukan, akhirnya sekitar pukul 16.30 WIB, korban ditemukan salah satu warga yang sedang makan di rumah makan apung yang berada di pelataran BKB.

Korban ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia sekitar radius 500 meter dari lokasi awal kejadian korban dinyatakan tenggelam. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan proses lebih lanjut.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Semua unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” tutur Raymond.

Sebelumnya, kejadian berawal pada Jum’at petang (10/5/2024) sekira pukul 16.00 WIB, korban bersama sepuluh orang temannya mandi dan berenang dipinggir Sungai Musi, tepatnya di pelataran BKB.

Namun saat sedanv asik berenang, korban tanpa sadar sudah mengarah ke tengah Sungai. Sehingga membuatnya hanyut terseret arus.

Melihat korban hanyut, teman-temannya berusaha untuk menolong. Namun dikarenakan derasnya arus sungai sehingga gagal untuk menyelamatkan. Korban pun tenggelam. (ANA)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB