Jangan Khawatir, Masyarakat Miskin di Muba Dapat Bantuan Hukum Gratis Dari Pemkab Muba

- Redaksi

Senin, 17 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menandatangani kerjasama dengan Lima Organisasi Bantuan Hukum (OBH), dalam rangka memberikan layanan bantuan hukum gratis bagi masyarakat miskin. Dengan adanya MoU ini, masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin yang kurang mampu atau fakir miskin dapat menghubungi lima OBH tersebut jika membutuhkan bantuan hukum baik litigasi maupun non litigasi.

“Dalam pemberian bantuan hukum OBH harus berpedoman dengan Perbup Muba Nomor 20 Tahub 2017 tentang Syarat dan tata cara pemberian bantuan hukum,”ungkap Kabag Hukum Setda Muba Roma Sari Purba, Senin (17/3).

Dijelaskan Roma, Ada lima OBH tersebut adalah Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Sejahtera Palembang Sriwijaya (YLBHSPS), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI LBH) Palembang, Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (POSBAKUMADIN) Palembang, dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum IKADIN Muba dan YKLBH Muba. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan.

“Kami siap mendukung dan melaksanakan tugas program ini dengan baik. Para stekholder menyambut baik atas kerjasama ini, semoga kedepan dengan adanya program ini dapat memberikan layanan hukum yang baik dan gratis bagi masyarakat Kabupaten Muba,”bebernya.

Lanjut dia, untuk pagu Anggaran sendiri di tahun 2024 ada 50 Kasus dan terealisasi 47 Kasus terdiri dari bantuan Hukum Litigasi Perkara Perdata dan Pidana, dan di tahun 2025 ada 53 Kasus untuk tahun Anggaran 2025 Bantuan Hukum Litigasi Perkara Perdata dan Pidana) 2 kali Penyuluhan Hukum (Non Litigasi).

“Untuk kriteria masyarakat miskin yang menerima bantuan hukum ini mengacu pada warga yang memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS)”,terangnya.

Lanjut dia lagi aturan pemberian bantuan hukum gratis kepada masyarakat miskin tersebut berdasarkan Pasal 13 Peraturan Bupati Nomor 10 Tahun 2013 tentang Bantuan Hukum, pemohon bantuan hukum harus memenuhi syarat-syarat seperti mengajukan permohonan secara tertulis yang berisi sekurang-kurangnya identitas pemohon serta uraian singkat mengenai persoalan yang dimohonkan bantuan hukum, menyerahkan dokumen yang berkenaan dengan perkara, dan melampirkan surat keterangan miskin dari Lurah/Kades atau melampirkan suatu bukti sebagai Masyarakat kurang mampu seperti jamkesmas, kartu BLT, kartu beras miskin, kartu keluarga Sejahtera, dan kartu Indonesia sehat. Penerima bantuan akan menerima jasa hukum yang diberikan oleh

“Pemberi Bantuan Hukum secara cuma-cuma, jadi yang diterima warga bukan dana tapi berupa jasa. Dalam rangka memberikan perlindungan hukum kepada Masyarakat dan guna mendapatkan kepastian hukum serta perlakukan yang sama dihadapan hukum, Pemerintah Daerah Musi Banyuasin memfasilitasi pemberian bantuan hukum secara gratis seperti Perkara Pidana, Perkara Perdata (PN, PA, PHI, dan TUN),” jelasnya.

Roma menambahkan, keberadaan Masyarakat kurang mampu dalam menghadapi persoalan hukum kami pandang perlu diberikan pelayanan bantuan hukum secara cuma-cuma oleh pemberi Bantuan Hukum. Karena itulah Pemkab punya peran dalam mengalokasikan anggaran guna pemberian bantuan hukum.

Dijelaskan bahwa warga kurang mampu yang menghadapi kasus hukum dan mengharapkan adanya pemberian bantuan hukum dapat memanfaatkan program ini. Setiap tahun kita programkan dan kita sosialisasikan.

“Bukan hanya sekedar penyuluhan akan tetapi dalam bentuk penanganan seperti mediasi dan pendampingan diluar pengadilan dilakukan. Caranya dengan mengajukan surat permohonan ke Bupati lewat Bagian Hukum atau tetap ditujukan ke Bupati lewat Lembaga hukum yang sudah terverifikasi.,”tutupnya.

Berita Terkait

29 Kandidat Melaju! Hasil Seleksi Berkas Rekrutmen PT DSSP Power Sumsel 2026 Resmi Diumumkan, Tes Wawancara Digelar Esok Hari
AKBP Adik Listiyono : Tak Pandang Buluh Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan Akan Diberi Sanksi Tegas.
PT IFI Jadi Perusahaan Perdana Setor Retribusi TKA ke Kas Daerah Muba
Tekan Pengangguran, Disnakertrans Muba Berhasil Serap 1.930 Tenaga Kerja Lokal hingga Juli 2026
Kolaborasi Disnakertrans Muba dan Wilmar Group Buka Lapangan Kerja, Tujuh Putra Daerah Lolos Jadi Petugas Keamanan
Pemkab Muba Buka Rekrutmen PT Wanapotensi Guna, Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Polsek Babat Toman Bongkar Dua Lokasi Illegal Refinery di Musi Banyuasin
Disnakertrans Muba Terbitkan Anjuran Penyelesaian Perselisihan PHK PT Musi Banyuasin Indah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:31 WIB

29 Kandidat Melaju! Hasil Seleksi Berkas Rekrutmen PT DSSP Power Sumsel 2026 Resmi Diumumkan, Tes Wawancara Digelar Esok Hari

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:12 WIB

AKBP Adik Listiyono : Tak Pandang Buluh Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan Akan Diberi Sanksi Tegas.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:26 WIB

PT IFI Jadi Perusahaan Perdana Setor Retribusi TKA ke Kas Daerah Muba

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Tekan Pengangguran, Disnakertrans Muba Berhasil Serap 1.930 Tenaga Kerja Lokal hingga Juli 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Kolaborasi Disnakertrans Muba dan Wilmar Group Buka Lapangan Kerja, Tujuh Putra Daerah Lolos Jadi Petugas Keamanan

Berita Terbaru

Sumsel

Pancasila dalam Tindakan Nyata

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:11 WIB

Sumsel

Menjadi Pribadi Berkarakter Melalui Nilai-Nilai Pancasila

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:08 WIB

Sumsel

Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Saya

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:04 WIB