Insiden ‘Kuah Mie Gelas’ di SD 150 Berakhir Damai

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua belah pihak didamaikan pihak sekolah. (Photo: Kiki Nardance)

Kedua belah pihak didamaikan pihak sekolah. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Belum selesai dugaan peristiwa dialami  F, siswi kelas 1 SD Negeri 150 Palembang, yang melaporkan salah satu oknum guru, menyebabkan matanya merah dan hingga kini masih di Rawat di RS Bari Palembang, serta masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polrestabes Palembang.

Kini, timbul permasalahan baru yang ada di SD Negeri 150 Palembang, yaitu peristiwa yang sedang viral di media sosial Instagram kota Palembang. Dalam unggahan di media sosial Instagram @PalembangKulukilir, menarasikan telah terjadi perundungan di SD Negeri 150 Palembang, di Jalan TP Demsi Husin Pulo Kerto, Kecamatan Gandus.

Di mana, kembali salah satu siswa SD Negeri 150 Palembang disiram air panas atau kuah mie gelas, sehingga mengakibatkan bagian dadanya melepuh yang dilakukan oleh teman sekelasnya.

Dan juga dituliskan bahwa peristiwa tersebut sudah diberitahu kepada guru, namun jawaban gurunya ‘biar kela’ atau biarkan saja. Dalam unggahan itu juga menampilkan tubuh siswa yang badannya melepuh akibat tersiram air panas.

Ketika dikonfirmasi melalui ponsel selulernya, Kepala SD Negeri 150 Palembang, Octa Nugraha LB, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Di mana berawal terdapat salah satu orang siswa bernama Raka, siswa kelas 3 yang sedang makan mie gelas sambil bermain dengan teman-temanya di dalam kelas ketika waktu istirahat.

Lalu, tiba-tiba salah satu siswa lain bernama Husnul sambil berlari-lari menabrak Raka yang lagi makan mie gelas dan kuah tersebut menyiram mereka. Akibatnya satu siswa yakni Raka, terkena kuah mie gelas pada bagian badannya dan  siswa yang lain juga terkena kuah tersebut pada bagian tangannya.

“Benar adanya peristiwa ini,” katanya.

Hingga saat ini, lanjut Octa, pihak sekolah langsung memediasi kedua orangtua siswa tersebut. “kami bersama bapak Kepala Diknas Kota Palembang telah memediasi permasalah ini secara kekeluargaan. Jadi sudah tidak ada lagi permasalahan terkait viralnya video tersebut,” ungkapnya. (ANA)

Berita Terkait

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
Sidang Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Tiga Saksi Tim Pengadaan dan Perencanaan Diperiksa
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Kuasa Hukum Terdakwa: Keterangan Lima Petambak Meringankan Sapriadi, Dana KUR Tak Seluruhnya Dinikmati PT KIM
Kuasa Hukum Bongkar Fakta Persidangan, Bantah Cartridge Vape Dua Mahasiswa UIN Jambi Mengandung Etomidate

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:38 WIB

Sidang Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Tiga Saksi Tim Pengadaan dan Perencanaan Diperiksa

Berita Terbaru