Ingin Punya Motor Ninja, Adham Malah Tertipu Lewat Marketplace Facebook

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Niat hati ingin memiliki sepeda motor, namun malah membuat Muhamad Adham (30) jadi korban penipuan. Uangnya senilai Rp 6 juta, pun raib. Tak terima dengan kejadian ini membuat warga Jalan SH Wwrdhoyo, Kecamatan SU I Palembang ini, melapor ke Polrestabes Palembang, Jumat (14/11/2025).

Kepada petugas, Adham menutupkan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (11/11/2025), sekitar pukul 18.40 WIB, saat korban berada di Lorong Syailendra Kelurahan 2 Ulu Kecamatan SU I, Palembang.

“Ingin punya motor pak. Jadi mau beli, lalu saya lihat lihat di Marketplace Facebook,” ungkap Adham, kepada petugas piket pengaduan.

Lanjutnya, melihat iklan penjualan motor dengan harga murah, saat itu dirinya pun tertarik dan langsung berkomunikasi dengan Terlapor (Lidik). “Lalu setelah komunikasi korban langsung mengecek motor tersebut di TKP dan ternyata benar ada,” katanya.

Usai mengecek motor, korban pun langsung pulang. Sesampai di rumah saat diminta uang pak Rp 6 juta untuk pembayaran motor itu, saya kirim ke rekening BRI 001911******** atas nama Irma Wulandari,” bebernya.

Setelah uang dikirim, dan Adham hendak mengalami motor tersebut. Ternyata yang punya motor bilang dirinya belum menerima uang.

“Saya datang ke lokasi lagi dengan maksud hendak mengambil motor. Namun setiba di TKP dia bilang belum menerima pembayaran. Di sana saya tahu bahwa saya sudah tertipu,” katanya.

Lalu, korban kembali menghubungi Terlapor, ketika ditelepon nomor terlapor sudah tidak aktif lagi. “Oleh itulah saya melapor ke sini berharap pelaku ditangkap,” harapnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Erwinsyah didampingi Pamapta Ipda Ammar membenarkan adanya laporan penipuan yang dilaporkan oleh korban.

“Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim untuk melakukan penyelidikan,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi
Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko
Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita
Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi
Polda Sumsel Amankan Tiga Orang Terkait Terbakarnya Sumur Minyak di Lahan PT Hindoli

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Senin, 20 April 2026 - 14:44 WIB

Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WIB

115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko

Berita Terbaru

Empat Lawang

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:37 WIB

443 jemaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten OKU Timur yang telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Palembang, Selasa (21/4/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

443 Jemaah Haji Kloter Pertama OKU Timur Masuk Asrama Haji Palembang

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:32 WIB