Ingat, Hewan Sariawan Bukan Terjangkit PMK

- Redaksi

Selasa, 14 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengecekan hewan ternak oleh Balai Puskeswan ke sejumlah kandang peternak di Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Pengecekan hewan ternak oleh Balai Puskeswan ke sejumlah kandang peternak di Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Menindaklanjuti adanya edaran terkait waspada terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan berkaki empat, ternyata sudah direspon peternak hingga penjual hewan Qurban. Kendati belum adanya laporan temuan PMK, namun tetap berkoordinasi ke pihak Dinas Pertanian Kota Pagar Alam.

Salah seorang pedagang hewan Qurban, Jimi mengatakan dirinya merespon cepat adanya seruan dari pihak Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Pagar Alam dan mengaku belum mendapati hewan Qurban, khususnya sapi mengidap penyakit mulut dan kuku.

“Alhamdulillah, PMK belum kita temukan. Penyakit dimaksud berbeda dengan sariawan pada hewan Qurban. Hewan kambing misalkan, cukup rentan terkena sariawan pada bagian mulut, nanum cepat sembuh yang bisa disebabkan faktor pakan,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa petugas Keswan rutin mengecek kandang ternaknya di kawasan Duspa, Kelurahan Alun Dua, Kecamatan Pagar Alam.

Sementara itu, Kabid Peternakan, Eta Suryani  mengungkapkan jika PMK tidak membahayakan bagi manusia. Kendati demikian, patut diwaspasai dampaknya.

“Tidak hanya dampak penularan bagi kesehatan hewan lainnya juga risiko ekonomi bagi peternak itu sendiri,” katanya.

Ia juga menegaskan kepada peternak untuk tingkat kewaspadaan dan berkoordinasi jika adanya temuan PMK pada hewan Qurban khususnya. Sebab, menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H mendatang kebutuhan hewan ternak meningkat. Karena dipastikan tidak sedikit masyarakat yang melaksanakan ibadah Qurban.

“Jika pada momen Idul Adha nantinya banyak pasokan hewan qurban dari luar Kota Pagaralam, dan di pasaran pun kebutuhan daging akan meningkat, sehingga perlu adanya penolakan pasokan dari daerah-daerah yang terjangkit PMK,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD
Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring
Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum
Gratis! Dinkes Pagar Alam Tebar 7 Layanan Kesehatan Di Momen HUT Ke-25
Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam
Sehari Sepulang dari Tanah Suci, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah Langsung Pimpin Upacara HUT ke-25 
HUT ke-25 Pagar Alam,UPT RSD Besemah Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Besemah Expo
Tangis Haru Pecah Di Gunung Gare! Walikota Ludi Oliansyah Bersama 208 Jamaah Haji Pagar Alam Pulang Dengan Selamat

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:45 WIB

Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:59 WIB

Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39 WIB

Gratis! Dinkes Pagar Alam Tebar 7 Layanan Kesehatan Di Momen HUT Ke-25

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:37 WIB

Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam

Berita Terbaru