Hasil Visum Napi Meninggal di Lapas, Dokter Forensik: Ada yang Janggal

- Redaksi

Kamis, 18 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dokter forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Indra Nasution, menerangkan bahwa berdasarkan hasil visum jasad narapidana yang ditemukan meninggal di dalam kamar mandi kamar hunian janggal.

“Dari hasil pemeriksaan memang dijumpai bekas jeratan di leher dan di kaki,” terang Indra saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Kamis (18/7/2024).

Untuk luka korban sendiri kata Indra, hanya di bagian leher. “Luka hanya di bagian leher, untuk kaki tidak ada, “kata Indra.

Indra juga belum bisa menyimpulkan apakah korban meninggal karena bunuh diri atau yang lain. “Kami belum bisa menyimpulkan apakah korban bunuh diri atau karena kekerasan,” jelas Indra.

“Korban sepertinya meninggal di bawah 6 jam pagi, masih baru,” tutur Indra.

Sebelumnya, seorang tahanan di Lapas Klas I Palembang Merah Mata, Kecamatan Sematang Borang, ditemukan meninggal dunia di toilet kamar hunian, tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Tahanan tersebut bernama Sumaryanto (31) warga Lubuklinggau, Dusun III Desa Ngadirejo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas.

Tewasnya Sumaryanto pertama kali diketahui saksi Emi Hartoni. Emi menduga Sumaryanto meninggal dunia karena bunuh diri, lantaran ditemukan seutas tali dari potongan baju kaus disamping korban.

Kalapas Klas I Palembang Merah Mata Veri Johannes mengungkapkan, penemuan jasad tahanan itu bermula dari laporan petugas tamping kebersihan yang melaporkan hal tersebut ke petugas blok hunian. Saat itu posisi jasad sudah tergeletak di lantai kamar mandi.

“Kami mendapat laporan sekitar pukul 07.20 WIB dari satuan pengamanan. Penghuni tersebut ditemukan tergeletak di kamar mandi hunian sudah tidak bernyawa ketika akan dilakukan pembukaan kamar,” ungkap Veri.

Setelah memastikan kondisi jasad penghuni kamar, pihaknya langsung menghubungi Polsek Sako untuk mengevakuasi jenazah.

Diketahui, Sumaryanto alias Bendol ditahan lantaran membegal seorang siswa SMP berinisial FD (14) di Musi Rawas Utara, pada Senin (14/11/2022) lalu.

Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. (ANA)

Berita Terkait

Korban Kedua Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia
MIA Ditemukan Mengapung Tak Jauh dari Lokasi Awal Tenggelam
Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut
CR-V Terguling Usai Tabrak Dua Mobil Parkir di Depan Kejari Palembang, Sopir Diduga Hilang Kendali
Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari
4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Korban Kedua Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:35 WIB

MIA Ditemukan Mengapung Tak Jauh dari Lokasi Awal Tenggelam

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:50 WIB

Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut

Senin, 27 Juli 2026 - 14:54 WIB

CR-V Terguling Usai Tabrak Dua Mobil Parkir di Depan Kejari Palembang, Sopir Diduga Hilang Kendali

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:34 WIB

Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari

Berita Terbaru

Kendaraan Roda Dua Milik Pelaku Balap Liar yang Berhasil diamankan Pertugas

Kota Palembang

Balap Liar Tengah Malam, 107 Motor Diangkut ke Mapolrestabes Palembang

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB