Hasil Autopsi Ungkap Penyebab Kematian Wanita Hamil di Kamar Hotel

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, usai menyaksikan autopsi di TPU Talang Petai. (Photo: Kiki Nardance)

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, usai menyaksikan autopsi di TPU Talang Petai. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Usai Tim gabungan Satreskim Polrestabes Palembang, Labfor Sumsel dan Inafis Polrestabes Palembang, melakukan Eks Humasi atas korban pembunuhan Anti Puspita Sari (22), di TPU Talang Petai kurang lebih tiga jam, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, angkat bicara terkait ungkap kematian korban, Selasa (14/10/2025).

Andrie didampingi Wakasat Reskrim Kompol Iwan Gunawan mengatakan, hasil dari Eks Humasi pada jenazah korban didapati korban meninggal dunia akibat kekurangan oksigen (udara) dan pukulan benda tumpul di bagian leher.

“Korban meninggal dunia akibat lemas kurang oksigen, jadi lemas dan meninggal dunia, akibat sumbatan jalan napas atas  Dan juga ada pukulan benda tumpul dibagian leher korban,” terangnya, didampingi Kanit Pidum, Iptu Dewo Deddi Ananda.

Lanjut Andrie, kegiatan ini adalah rangkaian penyelidikan. “Hasil dari tim gabungan ini yanh melakukan Exs Humasi tentunya ini kami jadikan bahan proses penyelidikan dan fakta fakta yang ditemukan adanya kekerasan benda tumpul pada bagian leher korban,” katanya, kembali sambil mengatakan tentunya akan didalami.

Korban ditemukan meninggal dunia masih dalam 1 x 24 usai kejadian pembunuhan tersebut. “Yang jelas dilakukan Exs Humasi ini guna mengetahui penyebab kematian korban,” tegasnya.

Ketika ditanya terkait kehamilan korban, dari keterangan dokter forensik mengatakan kehamilan korban trimester pertama. “Berarti korban hamil kurang lebih kisaran 1, hingga 2 bulan kehamilan,” bebernya.

Terkait untuk saksi yang diperiksa oleh tim gabungan Polda Sumsel dan Satreskrim Polrestabes Palembang, ditambahkan oleh Andrie, hingga kini petugasnya sudah memeriksa 8 saksi.

“Ada 8 saksi yang sudah kita periksa hingga hari ini, dua orang resepsionis hotel, suami korban, warga di lokasi kejadian dan teman korban,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi
Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko
Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita
Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi
Polda Sumsel Amankan Tiga Orang Terkait Terbakarnya Sumur Minyak di Lahan PT Hindoli

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Senin, 20 April 2026 - 14:44 WIB

Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WIB

115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko

Berita Terbaru

Empat Lawang

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:37 WIB

443 jemaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten OKU Timur yang telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Palembang, Selasa (21/4/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

443 Jemaah Haji Kloter Pertama OKU Timur Masuk Asrama Haji Palembang

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:32 WIB