Gegara Tegur Jangan Main Layangan, Bapak dan Anak Jadi Korban Pengeroyokan

- Redaksi

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bapak dan anak korban pengeroyokan melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Bapak dan anak korban pengeroyokan melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lantaran menegur jangan main layang-layang di jalan, membuat Alimin (51) dan anaknya yakni Gilang (17), menjadi korban pengeroyokan. Tak terima dengan peristiwa yang dia alami, keduanya pun melapor ke Polrestabes Palembang, Senin (8/9/2025).

Dihadapan petugas pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, warga Jalan Talang Keramat, Kecamatan Gandus Palembang ini, menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (7/9/2025), sekitar pukul 17.00 WIB, di Jalan Perum Griya Lestari Residence. Berawal, saat anaknya menegur sekelompok pemuda sedang main layang-layang di tengah jalan.

“Awalnya anak saya ini menegur sekelompok pemuda main layang-layang. Kemudian sekelompok pemuda itu (Terlapor/lidik), malah tidak terima,” ungkapnya.

Emosi, lalu saat itu anaknya dikeroyok Terlapor yang berjumlah tiga orang. “Ketika anak dikeroyok saya melihat. Lalu saya mendekat mencoba melerai. Namun saya juga malah kena keroyok. Kami ditendang, dipukul,” katanya.

Akibat peristiwa ini, kedua korban mengalami luka memar di bagian tubuh, wajah, leher dan tangan. “Saya tidak terima, oleh itulah saya laporkan ke sini berharap para pelaku ditangkap,” harapnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Erwinsyah, membenarkan adanya laporan bapak dan anak terkait kasus pengeroyokan. “Laporan sudah diterima dan segera ditindaklanjuti anggota Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Pidana Umum, untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Ditpolairud Polda Sumsel Bekuk Sindikat Solar Ilegal di Sungai Musi, 21 Ton BBM dan Tiga Tugboat Diamankan
Dalih Pinjam Motor untuk Beli Rokok, Pria di Palembang Berujung Diamankan Keluarga Korban
Lakukan Pengembangan Kasus Curanmor Anggota Opsnal Pidum Temukan Barang Bukti Senpi Rakitan 

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:13 WIB

TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi

Berita Terbaru