Gegara Tanya Uang yang Dipinjam, Shinta Jadi Korban KDRT

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban saat melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Miris dialami seorang ibu rumah tangga di Palembang ini. Ia yakni Shinta Fatimah (37), dirinya sudah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yang dilakukan suaminya sendiri, dan gegara uang.

Tak terima dengan peristiwa tersebut, membuat warga Lorong Khotib Kecamatan SU I, Palembang ini melapor ke Polrestabes Palembang, Jumat (5/12/2025). Dan berharap atas laporannya sang suami (Terlapor) yakni MM bisa bertanggung jawab atas ulahnya.

Kepada petugas piket penganduan Shinta menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (25/11/2025), sekitar pukul 22.00 WIB, di Jalan KH Azhari Lorong Khotib Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I, Palembang saat ia berada di rumah.

“Kejadiannya memang sudah lama pak. Ini lantaran saya usai kejadian sempat dirawat di rumah sakit,” ucapnya.

Berawal, korban dan terlapor merupakan pasangan suami istri, lalu korban meminta uang yang dipinjam terlapor untuk dikembalikan. Namun saat itu terlapor tersinggung dan marah marah kepada korban.

“Saya meminjam uang pak yang dipinjamnya. Namun dia malah tersinggung dan marah marah,” ungkapnya.

Terjadilah cek cok mulut antara korban dan terlapor berujung pemukulan berulang ulang kali yang dilakukan terlapor terhadap korban.

“Cekcok mulut. Lalu saya dipukuli berulang ulang kali. Kepala saya juga ditentukan ke lantai. Selain itu saya juga disiram dengan air,” bebernya.

Panik, korban langsung menjerit meminta tolong. Beruntung tetangga mendengar korban. Setelah datang keluarga korban ke rumah, korban pun langsung dilarikan ke RS Bari, Palembang.

“Saya sempat dirawat 4 hari akibat peristiwa ini. Nah ketika saya dirawat terlapor sempat datang mengambil kunci motor dan STNK kemudian pergi,” ungkapnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Yudi Setiawan melalui Pamapta Ipda Tamia Rahmadhani membenarkan adanya laporan korban terkait KDRT.

“Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Usai Nikmati Uang Hasil Jual Motor Curian, DPO Curanmor Diringkus Polisi
Polres Empat Lawang Gelar Sholat Istisqo, Doa Bersama dan Salurkan Bansos
Beli HP di Facebook Marketplace, Warga Talang Kelapa Tertipu Rp2,2 Juta
Terekam CCTV Hendak Curi Motor di Parkiran Hotel, IA Nyaris Diamuk Warga
Polisi Dalami Karhutla 350 Hektare di Bukit Senubut Lahat
Tujuh Tersangka Karhutla Nonkorporasi Diproses di Sumsel, Satu Perkara Segera Disidangk
Diduga Sebarkan Rekaman Pribadi Tanpa Izin, Staf TU SMA Negeri Dilaporkan ke Polisi
Niat Ikut Trading, Warga Palembang Malah Kehilangan Rp30 Juta

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Usai Nikmati Uang Hasil Jual Motor Curian, DPO Curanmor Diringkus Polisi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Polres Empat Lawang Gelar Sholat Istisqo, Doa Bersama dan Salurkan Bansos

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Beli HP di Facebook Marketplace, Warga Talang Kelapa Tertipu Rp2,2 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Terekam CCTV Hendak Curi Motor di Parkiran Hotel, IA Nyaris Diamuk Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Polisi Dalami Karhutla 350 Hektare di Bukit Senubut Lahat

Berita Terbaru

Sumsel

Jejak Kecil di Atas Lima Nilai

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:52 WIB

Sumsel

Pancasila sebagai Landasan Pembentukan Karakter Diri

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:48 WIB

Sumsel

Pancasila dalam Langkah Awal Saya sebagai Mahasiswa

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:45 WIB

Sumsel

Pancasila dalam Langkah Hidupku

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:43 WIB

Sumsel

Pancasila dan Kehidupan Saya

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:40 WIB