Emak-emak Desak Angkutan Batubara Dicabut

- Redaksi

Kamis, 9 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id, Lahat – Ratusan massa yang tergabung dalam aliansi masyarakat masyarakat merapi area bersatu (AMMAB) Kabuaten Lahat, Kamis (9/6/2022) menggelar aksi demo di halaman Pemkab Lahat.

 

Ratusan massa yang mayoritas adalah emak-emak ini menuntut dan mendesak agar pemerintah bertindak terkait persoalan debu yang berdampak buruk bagi warga di Kecamatan Merapi area.

 

Ratusan massa sendiri mendatangi Kantor Pemkab Lahat dengan menggunakan kendaraam roda dua dan empat. Konvoi massa dari Merapi area sendiri dikawal oleh anggota Polres Lahat. Aksi sendiri berjalan damai.

 

“Pak Gubernur Sumsel dan Pak Bupati Lahat, kami minta agar toleransi angkutan batubara melintas di Jalan Negara atau di wilayah Merapi area dicabut,” ucap Koordinator aksi, Saryono, meneriakkan tuntuntan warga.

 

Selain itu, massa juga meminta agar angkutan batubata membuat jalan khusus sehingga tidak melintasi jalan negara. Massa juga meminta perusahaan agar menyediakan mobil penyedot debu, agar perusahaan batubara mengecek kesehatan warga yang terdampak akibat debu batu bata pertiga bulan sekali. Memberikan konpensasi kepada seluruh warga yang tersampak di sepanjang jalan lintas.

 

“Sudah lama kami menderita akibat debu batubara ini. Entah seperti apa kondisi kesehatan warga. Anda bisa lihat sendiri rumah rumah disepanjang jalan lintas sudah menghitam akibat debu. Untuk itu kami minta pemerintah bertindak. Kasihanila kami, ” ungkapnya Koordinator Aksi, Misrah Hariyati.

 

Sementara, setelah menyampaikan orasinya perwakilan warga akhir menemui Sekda Lahat Chandra, SH MM. Massa sendiri kembali mengutarakan tuntutanya.

 

“Pemkab Lahat dalam waktu dekat akan memfasilitasi perwakilan warga untuk bertemu langsung dengan pihak perusahaan perusahaan batubara. Sehingga apa yang menjadi tuntutan warga bisa langsung didengar,” sampai Chandra.

Berita Terkait

Polisi Dalami Karhutla 350 Hektare di Bukit Senubut Lahat
Perkuat Sinergi Strategis dengan Pemerintah Daerah, Bank Sumsel Babel Dukung Akselerasi Perekonomian Kabupaten Lahat
Intel TNI Turun Tangan Obrak-Abrik Sarang Narkoba di Lahat
Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing
Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157
DPRD Lahat Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-157, Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembangunan Daerah
Begal Motor Pelajar di Muara Payang Diringkus Tim Gabungan, Satu Pelaku Masih Buron
PWI Lahat Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Daerah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Polisi Dalami Karhutla 350 Hektare di Bukit Senubut Lahat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Perkuat Sinergi Strategis dengan Pemerintah Daerah, Bank Sumsel Babel Dukung Akselerasi Perekonomian Kabupaten Lahat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB

Intel TNI Turun Tangan Obrak-Abrik Sarang Narkoba di Lahat

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:28 WIB

Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menghadiri rapat koordinasi evaluasi penanggulangan karhutla di Griya Agung Palembang, Senin (31/8/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Kerentanan Karhutla Tinggi, Wisata Pendakian 9 Taman Nasional Ditutup

Senin, 31 Agu 2026 - 17:49 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menghadiri rapat koordinasi evaluasi penanggulangan karhutla di Griya Agung Palembang, Senin (31/8/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Menhut sebut Tren Karhutla di Sumatera Selatan Terus Menurun

Senin, 31 Agu 2026 - 17:45 WIB