SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Untuk mendukung penyediaan stok darah di Unit Transfusi darah (UTD) Rumah Sakit Daerah Sekayu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pada Rabu kemarin (6/7/2022), jajaran pengurus markas menggelar rapat koordinasi guna memastikan pelayanan donor darah yang akan dilakukan oleh PMI Muba secara masif bisa berjalan sesuai harapan.
Kepala markas (Kamarkas) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Musi Banyuasin Ahmad Syaifuddin Zuhri, dalam rapat kordiasi kemarin mengatakan rapat koordinasi ini Menindaklanjuti hasil rapat PMI Muba bersama Dinkes dan UTD RSUD Sekayu.
“Untuk mencukupi ketersediaan stok darah kita akan berupaya melakukan pelayanan donor darah secara masif, mengingat ketersediaan stok darah di RSUD Sekayu masih sangat terbatas, untuk itu pelayanan donor darah oleh PMI akan lebih ditingkatkan lagi,” ungkap Zuhri.
Dikatakannya, PMI Muba akan melakukan ujicoba pelaksanaan pelayanan donor darah di UTD PMI sembari uji coba peralatan yang tersedia dengan sumber daya yang ada. Ujicoba ini akan dilakukan selama 3 bulan atau 100 hari kerja.
Tak hanya itu, PMI muba bekerja sama dengan rumah sakit akan melakukan kegiatan donor darah yang lebih masif lagi untuk melaksanakan kegiatan donor darah dengan menghubungi atau bekerjasama dengan pihak-pihak terkait dinas instansi juga para ASN pegawai dan juga perusahaan-perusahaan dalam rangka tercukupi dan memenuhi kebutuhan stok darah di Rumah Sakit Umum Sekayu.
“Kedepan, PMI muba akan membuka pelayanan donor darah di markas PMI Muba yang jadwalnya akan diatur kemudian di setiap hari atau dalam tiga hari dalam seminggu yang personilnya adalah dan juga peralatannya adalah kerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu,” tuturnya. (ANA)

















