Dorong Implementasi Multi Learning Teacher, Pemkab OKI : Cerdaskan Anak Bangsa yang Cakap Digital

- Redaksi

Jumat, 8 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Himmatul Hasanah, MP., selaku Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan dan Kebudayaan dalam webinar pendidikan

Dr. Himmatul Hasanah, MP., selaku Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan dan Kebudayaan dalam webinar pendidikan

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir bersama dengan APKASI, Kementerian Kominfo RI, serta Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara, mendorong Tenaga Pengajar di OKI untuk menerapkan Multi Teacher Learning. Guna menguasai serta bertanggung jawab dalam menggunakan Kanal Digital sebagai media pembelajaran.

Dr. Himmatul Hasanah, MP., selaku Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan dan Kebudayaan dalam webinar pendidikan yang dilaksanakan Jumat, 8 Oktober 2021, mengatakan, guru sebagai komponen utama dalam pendidikan harus mampu beradaptasi dengan metode pendidikan yang perlu dilakukan di era digital seperti saat ini.

“APKASI bersama dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara mendukung untuk menumbuhkan dan mengembangkan growth mindset pada tenaga pengajarmencari, mengidentifikasi, dan mengonstruksi pengetahuan yang dapat bermanfaat bagi kehidupan”, kata Ha5. Itu artinya, Pendidikan tidak hanya menyampaikan pengetahuan dan informasi melainkan membantu sisanya untuk immatul dalam Webinar Pendidikan, Jumat (08/10/2021).
.
Sementara itu, Bupati Ogan Komering melalui Asisten bidang Pemerintahan dan Kesejaterahan Rakyat, Drs. H. Antonius Leonardo, M.Si menyampaikan, peran strategis guru untuk mencerdaskan anak bangsa di era 4.0 ini, harus dikombinasikan dengan penggunaan sarana belajar di ruang digital.
.
“Tanpa disadari perkembangkan teknologi memberikan cara baru dalam proses belajar- mengajar. Dengan kecanggihan yang ada, tenaga pengajar memiliki peluang pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis para siawa; kemampuan dalam pemecahan masalah, kemampuan komunikasi dan kolaborasi (melalui tugas kelompok). Peluang ini yang harus dioptimalkan,” terang Anton.
.
Anton menambahkan, platform daring untuk belajar bisa membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan serta dapat mengatakan, kecerdasan siswa karena adanya proses eksplorasi.
.
Meskipun saat itu sudah dimulai pembelajaran tatap muka secara terbatas, Anton berharap agar baik siswa dan seluruh tenaga pengajar untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat. Sebab, ini sudah menjadi tanggung jawab kita bersama.
.
Dalam hal ini, Menteri Kominfo RI, Johnny Gerard Plate menjelaskan, salah satu hal yang perlu diasah di era ini adalah communication skill sehingga proses pembelajaran dapat dikomunikasikan dan diinformasikan secara tepat.

“Tenaga pengajar saat ini hanya berperan menjadi fasilitator bagi para siswa tapi juga dapat membantu siswa untuk search, mencari, menemukan secara mandiri dan dibekali dengan paradigma berpikir maju”, kata Johnny

Selain itu, ia menjelaskan, tenaga pengajar juga berperan sebagai pencetus pembalajaran yang adaptif. Tidak hanya untuk belajar online, sensitivitas sosial dan rasional serta mampu beradaptasi di lingkungan digital dalam pendidikan. Dan tak kalah penting, Guru juga berperan untuk menerapkan multi teacher learning. Maksudnya, siswa dapat belajar secara dinamis; belajar di mana saja, kapan saja; dari siapa saja, dan dari berbagai sumber yang tidak terbatas.

“Pandemi ini menguji komitmen kita, jangan lengah untuk terapkan Protokol Kesehatan (ProKes). Lindungi diri, lindungi negeri dan cerdaskan bangsa.” (Rel)

Berita Terkait

Niat Menolong Berujung Maut di Sungai Baung, Sopir Truk Ditemukan Tewas, Kernet Masih Hilang
Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut
Bermodal Informasi Warga, Polisi Bongkar Bengkel Senjata Ilegal di SP Padang
Video Beredar, Massa Bakar Fasilitas PT BCP di OKI Usai Dugaan Penembakan Warga
Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan melalui Dukungan Infrastruktur dan Percepatan Ekonomi Ramah Lingkungan
Kejari OKI Dalami Dugaan Penyimpangan di BRI Unit Pampangan, Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara
Belum Perdulinya Sikap OPD OKI Terhadap Peran Jurnalis
Raih Nilai ‘Baik’ dalam Penilaian Pelayanan Publik, RSUD Kayuagung Berikan Kepuasan untuk Masyarakat 

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Niat Menolong Berujung Maut di Sungai Baung, Sopir Truk Ditemukan Tewas, Kernet Masih Hilang

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:50 WIB

Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:02 WIB

Bermodal Informasi Warga, Polisi Bongkar Bengkel Senjata Ilegal di SP Padang

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:01 WIB

Video Beredar, Massa Bakar Fasilitas PT BCP di OKI Usai Dugaan Penembakan Warga

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:11 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan melalui Dukungan Infrastruktur dan Percepatan Ekonomi Ramah Lingkungan

Berita Terbaru

Sumsel

Menerapkan Nilai Pancasila dari Pagi hingga Sore Hari

Sabtu, 22 Agu 2026 - 00:10 WIB

Sumsel

Pancasila Dimulai dari Diri Sendiri 

Sabtu, 22 Agu 2026 - 00:05 WIB

Sumsel

Aku dan Pancasila di Hidupku 

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:56 WIB

Sumsel

Pancasila dalam Keseharian Saya sebagai Anak Pertama

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:50 WIB