Nama : Xearin Octepianmi
Prodi : D3 Gizi
Aku dan Pancasila di Hidupku
Namaku Xearin Octepianmi, disini aku sebagai Mahasiswa baru di Poltekkes Kemenkes Palembang. Sebagai Mahasiswa aku memandang bahwa Pancasila bukan sekedar kumpulan lima sila yang dihapalkan, melainkan nilai-nilai yang harus dipahami, dihayati, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutku menjadi Mahasiswa berarti memiliki tanggung jawab untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan akademik maupun kehidupan sosial.
Contohnya seperti sila yang pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, sila ini mengajarkan ku untuk menghormati kebebasan beragama dan menjunjung tinggi toleransi terhadap perbedaan keyakinan karna walaupun kita berbeda keyakinan kita tetap bisa berteman dengan siapa saja tanpa membedakannya.
Sila kedua, Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, mendorongku untuk asasasi sesama manusia, serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, maupun status sosial.
Sila Ketiga, Persatuan Indonesia, penerapan nilai sila ini dapat diterapkan di lingkungan kampus melalui sikap saling menghargai keberagaman, bekerja sama dalam menyelesaikan tugas kelompok, serta menjaga keharmonisan ditengah perbedaan pendapat. Karna kampus merupakan miniatur masyarakat Indonesia yang terdiri atas berbagai latar belakang, oleh karena itu semangat persatuan menjadi modal utama dalam menciptakan suasana akademik yang kondusif dan inklusif.
Selanjutnya sila yang ke empat Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam
memperlakukan setiap orang dengan adil, tidak membeda-beda kan, menghargai hak
Permusyawaratan/Perwakilan, sila ini juga memiliki makna penting dalam kehidupan mahasiswa seperti diriku, karena jika kita mengambil keputusan baik dalam organisasi maupun kegiatan akedemik sebaiknya dilakukan melalui musyawarah dengan mengedepankan sikap saling menghormati. Perbedaan pendapat dalam musyawarah itu hal biasa, namun itu bukan berarti masalah melainkan sebagai saran untuk menghasilakan keputusan yang lebih baik.
Dan nilai sila yang terakhir Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, sila ini mengingatkan saya untuk bersikap jujur, adil, dan tidak membedakan status sosial sesama manusia. Karna dalam dunia di zaman sekarang banyak sekali orang yang suka memandang sesuatu dari status sosial. Menurut ku kita semua itu sama tidak ada beda nya mau kuliah atau tidak semua itu sama semua orang yang bersekolah itu berpendidikan. Jadi kita sebagai manusia tidak boleh memandang orang dari status sosial karna setiap manusia berhak memiliki keadilan tanpa dibeda-beda kan.







