Ditunduh Ceritakan Aib Keluarga Teman, Athifah Jadi Korban Pengeroyokan

- Redaksi

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban pengeroyokan membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Korban pengeroyokan membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Miris dialami Athifah Callysta (18). Dengan menunjukan bekas luka di tangan lantaran sudah menjadi korban pengeroyokan, ia pun mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang, guna melaporkan peristiwa yang dia alami, Senin (9/6/2025).

Dihadapan petugas ditemani kerabatnya, Athifah, warga Jalan Sepi Sahang, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang ini menuturkan, hendak melaporkan AM Cs lantaran sudah mengeroyoknya. Di mana peristiwa ini terjadi pada Minggu (8/6/2025), sekitar pukul 18.38 WIB, di Lorong Hangtuah IV, Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil Palembang.

“Saya datang ke sini hendak melaporkan AM dan kawan kawannya karena telah mengeroyok saya. AM sendiri merupakan teman saya sekolah dulu,” ungkapnya.

Peristiwa ini berawal saat korban diajak Terlapor untuk bertemu di tempat kejadian perkara (TKP). Ini pasal Terlapor mengetahui bahwa korban sudah menceritakan masalah pribadi keluarga terlapor dengan sepupunya terlapor yakni MD.

“Jadi awalnya AM inilah yang bercerita dengan saya bahwa ibu MD selingkuhan orang. Tahu-tahu MD nge-chat saya lewat WhatsApp, padahal saya tidak cerita ke siapa-siapa,” ungkapnya.

Lanjut Athifah, sesampainya di TKP ternyata ia dijebak di sana, sudah ada AM, MD dan teman-temannya. Terjadi Cek-cok mulut antara korban dan AM yang berujung pengeroyokan.

“Di sana saya ditendang, diinjak dan rambut dijambak. Padahal saya tidak pernah bercerita ke siapa-siapa,” bebernya.

Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka lebam dan memar di sekujur tubuh. “Saya tidak terima. Oleh itulah saya laporan ke sini. Saya berharap para pelaku dapat bertanggungjawab,” harapnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Yudi, membenarkan adanya laporan korban terkait kasus pengeroyokan. “Laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti petugas Satreskrim unit PPA Polrestabes Palembang, untuk melakukan penyelidikan,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS
Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi
Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi
Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi
Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul
Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap
Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Pergoki Suami Bersama Wanita Lain di Hotel, IRT Mengaku Jadi Korban KDRT

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah OKI, Ir. Asmar Wijaya, M.Si., saat sidak di Pasar Kayuagung kabupaten OKI

Ogan Komering Ilir

Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:06 WIB