Ditpolairud Polda Sumsel Kerahkan Tim Cari Pemuda yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Ditpolairud Polda Sumsel cari korban yang diduga diterkam buaya di perairan Desa Teluk Betung.

Personel Ditpolairud Polda Sumsel cari korban yang diduga diterkam buaya di perairan Desa Teluk Betung.

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Selatan bergerak cepat melakukan pencarian terhadap seorang pemuda yang diduga menjadi korban serangan buaya di perairan Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Senin (6/7/2026) dini hari.

 

Korban diketahui bernama Ipan Nurzaman (26). Informasi yang diterima Pos Pangkalan Sandar Penuguan Ditpolairud Polda Sumsel menyebutkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.53 WIB.

 

Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Kapal Polisi V-1038 Penuguan langsung diterjunkan menuju lokasi.

 

Setibanya di tempat kejadian, petugas berkoordinasi dengan aparat desa, saksi, serta warga untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban.

 

Dari keterangan para saksi, insiden bermula saat korban bersama tiga rekannya hendak memperbaiki perahu jukung di pinggir dermaga. Ketika rekan-rekannya lebih dahulu turun ke sungai, korban diduga melompat ke air.

 

Dalam hitungan detik, seekor buaya diduga langsung menerkam dan menyeret korban hingga menghilang dari permukaan.

 

Rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian secara spontan, namun korban tak kunjung ditemukan sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian.

 

Selain melakukan penyisiran, personel Ditpolairud juga melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan para saksi, mendokumentasikan lokasi, serta mengumpulkan informasi yang dapat mendukung proses pencarian. Area pencarian terus diperluas dengan melibatkan masyarakat sekitar.

 

Hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan bahwa korban menjadi sasaran serangan satwa liar di habitat alaminya. Hingga kini, polisi belum menemukan adanya indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

 

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Heru Agung Nugroho menginstruksikan seluruh personel agar mengoptimalkan pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas serta memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat.

 

“Hasil penyelidikan sementara menunjukkan kejadian tersebut diduga merupakan musibah akibat serangan satwa liar,” ujar Heru, Selasa (7/7/2026).

 

kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa Polda Sumsel akan terus memberikan pelayanan maksimal dalam setiap kondisi darurat yang dihadapi masyarakat.

 

“Seluruh personel Ditpolairud Polda Sumsel bekerja maksimal dalam upaya pencarian korban dengan mengedepankan profesionalisme, koordinasi, dan keselamatan personel. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan perairan yang merupakan habitat satwa liar, serta segera melaporkan setiap keadaan darurat melalui layanan Kepolisian 110 atau kepada petugas terdekat,” tegas Nandang.

 

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan sungai, rawa, maupun daerah pesisir agar selalu mengutamakan keselamatan, menghindari beraktivitas seorang diri terutama pada malam hari di wilayah yang rawan kemunculan buaya, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

 

Sinergi antara masyarakat dan aparat diharapkan dapat mempercepat proses pencarian sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa.

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Perempuan Diduga Terseret Arus Sungai Komering, Tim SAR Gabungan Sisir Area Lakukan Pencarian
Bank Sumsel Babel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin Perkuat Sinergi Dorong Transparansi serta Digitalisasi Keuangan Daerah
188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI
BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa
Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi
Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta
Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026
Pidsus Kejari Banyuasin Tahan Kades Aktif Dua Periode Sebokor, Diduga Korupsi Dana Desa Rp418 Juta

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:28 WIB

Ditpolairud Polda Sumsel Kerahkan Tim Cari Pemuda yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:25 WIB

Perempuan Diduga Terseret Arus Sungai Komering, Tim SAR Gabungan Sisir Area Lakukan Pencarian

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:55 WIB

Bank Sumsel Babel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin Perkuat Sinergi Dorong Transparansi serta Digitalisasi Keuangan Daerah

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:01 WIB

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:44 WIB

BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa

Berita Terbaru

Empat Lawang

Polsek Muara Pinang Bantu Antar Jenazah Warga dengan Mobil Dinas

Selasa, 7 Jul 2026 - 17:31 WIB